Indonesia secara resmi telah menyatakan minatnya untuk menjadi tuan rumah babak keempat Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Asia. Pengumuman ini disampaikan oleh Arya Sinulingga, anggota Komite Eksekutif PSSI, menyusul dibukanya proses bidding oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Langkah ini menandai ambisi Indonesia untuk menjadi bagian penting dari perjalanan menuju Piala Dunia 2026, sekaligus kesempatan untuk menunjukkan kapabilitas penyelenggaraan event sepak bola internasional berskala besar. Indonesia akan bersaing dengan beberapa negara yang didominasi dari timur tengah.
Pertandingan babak keempat kualifikasi ini dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025. Enam tim yang lolos dari babak ketiga, yaitu peringkat tiga dan empat dari masing-masing grup, akan dibagi menjadi dua grup.
Juara grup akan langsung melaju ke Piala Dunia 2026, sementara peringkat kedua akan berlaga di babak playoff antarbenua pada November 2025.
Ini merupakan perubahan signifikan dari aturan sebelumnya, di mana babak keempat biasanya digelar di tempat netral. Keputusan AFC untuk mengundang negara anggota sebagai tuan rumah memberikan peluang besar bagi Indonesia.
Jika terpilih, Indonesia akan menorehkan sejarah sebagai negara Asia Tenggara pertama yang menjadi tuan rumah fase akhir kualifikasi Piala Dunia. Keuntungan lain yang didapat adalah bermain di kandang sendiri, di hadapan pendukung setia Timnas Indonesia.
Namun, persaingan diprediksi akan sangat ketat mengingat negara-negara pesaing juga memiliki sumber daya dan infrastruktur yang memadai. Negara mana saja yang siap menjadi pesaing Indonesia sebagai tuan rumah ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia?
Advertisement
Arab Saudi
Arab Saudi disebut-sebut akan menjadi kandidat utama tuan rumah ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Negara yang memiliki julukan "Raja Minyak" tersebut terdepan mengingat keberhasilan mereka dalam mengikuti bidding untuk kejuaraan kelas dunia untuk beberapa tahun ke depan.
Arab Saudi akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 dan ditunjuk AFC menjadi tuan rumah Piala Asia 2027 serta Piala Asia U-17 tetap hingga 2028. Prestasi tersebut tentu akan membuat Arab Saudi layak diperhitungkan mengingat fasilitas dan sumber daya mereka sangat mendukung untuk menjadi tuan rumah.
Timnas mereka juga berpeluang lolos ke ronde keempat mengingat saat ini berada di peringkat ketiga klasemen Grup C di bawah Jepang dan Australia. Mereka memiliki peluang lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 meski terbilang berat. Selain itu, posisi mereka untuk lolos ke ronde keempat belum terbilang aman lantaran berjarak tipis dengan Timnas Indonesia, China dan Bahrain di bawahnya.
Advertisement
Uni Emirat Arab
Selain Arab Saudi, Raja Minyak lain yang berpeluang menjegal langkah Indonesia sebagai tuan rumah ronde keempat adalah Uni Emirat Arab. Menurut kabar yang beredar, UEA dilaporkan sudah mengajukan diri menjadi tuan rumah di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Sama seperti Arab Saudi, peluang UEA untuk menjadi tuan rumah terbilang besar. Mereka memiliki fasilitas dan sumber daya yang fantastis sebagai penunjang lokasi tuan rumah salah satu ajang terbesar sepakbola Asia itu.
Selain itu, Timnas UEA saat ini bertengger di peringkat ketiga Grup A dengan 13 poin.Bila melihat peringkat ketiga dan keempat dari grup lain, Timnas UEA merupakan negara dengan perolehan poin terbanyak saat ini dan berpeluang besar lolos ke babak keempat..
Advertisement
Irak
Negara timur tengah lain yang dikabarkan telah mengajukan diri sebagai tuan rumah ronde keempat adalah Irak. Irak sejauh ini berstatus tim terbaik kedua dari penghuni peringkat ketiga dan keempat di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Melihat poin yang mereka peroleh sekarang , Timnas Irak berpeluang besar finish di peringkat ketiga di Grup B dan lolos ke babak keempat. Sejatinya, Irak masih bisa lolos langsung ke Piala Dunia 2026 dengan menjadi dua peringkat teratas di Grup B.
Irak saat ini menempati posisi ketiga dengan 12 poin, dan berjarak 1 poin dari tim di peringkat kedua yaiu Yordania. Tak hanya itu, kedua tim juga terpaut empat poin dari pemuncak klasemen Korea Selatan.
Meski peluang Irak menjadi tuan rumah masih terbuka lebar, kondisi politik dan keamanan bisa mempengaruhi penilaian AFC terhadap status tuan rumah Irak. Irak perlu memastikan masalah tersebut usai sebelum batas pengajuan proses bidding pada 6 Mei 2025.
Advertisement
China
Kompetitor lain mengajukan diri menjadi tuan rumah babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia karena menempati peringkat ketiga di babak ketiga sejauh ini. Namun berbeda dengan penghuni dasar klasemen Grup C yaitu China yang justru ikut melakukan proses bidding.
Akun X Titan Sports @titan_plus menyebut federasi sepakbola China (CFA) resmi mengajukan diri sebagai tuan rumah ronde keempat. Bahkan mereka telah mempersiapkan sejumlah stadion sebagai lokasi pertandingan.
“CFA mengumumkan China akan mengajukan diri sebagai tuan rumah babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang dilangsungkan pada Oktober 2025 (8, 11 dan 14 Oktober 2025).”
“Penawaran telah dilakukan CFA kepada beberapa kota di China untuk menjadi tuan rumah ajang tersebut. Deadline pencalonan tuan rumah ditutup pada 6 Mei 2025,” tulis akun X @titan_plus.
Meski sejauh ini masih kesulitan lolos ke ronde keempat, China berupaya keras memenangi bidding demi obsesi mereka lolos ke Piala Dunia 2026.
