Alindo bangun jaringan pipa gas di Jawa Barat

Pembangunan pipanisasi untuk menyuplai kebutuhan industri baja dan kimia di kawasan Jawa Barat dan Banten.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Alindo bangun jaringan pipa gas di Jawa Barat
pipa gas./dok.PulseFeed

PT Air Liquide Indonesia (Alindo) segera menginvestasikan dana sebesar 55 juta poundsterling atau sekitar Rp 700 miliar untuk memperluas jaringan pipa gas di Jawa Barat.  Jalur yang akan dibuat salah satu titiknya di Cikarang Barat, Jawa Barat."Ini untuk memenuhi kebutuhan Gunung Steel Group (GSG),” ujar Asia Pasific Communication Air Liquide Joanne Tan kepada PulseFeed di Jakarta Jumat (9/3).GSG merupakan produsen baja di Indonesia. Perseroan akan membangun dan mengoperasikan Unit Pemisah Udara (ASU) untuk memasok gas oksigen, nitrogen, dan argon untuk Gunung Raja Paksi, anak usaha GSG. Proyek pipanisai ditargetkan bisa di mulai tahun 2013. Dimana, mesin ASU yang akan dibangun diharapkan menghasilkan  lebih dari 2 ribu ton per hari oksigen, nitrogen, dan argon. "Disana telah terpasang ASU berkapasitas 190 ton per untuk PT Gunung Garuda, anak perusahaan GSG lainnya," katanya.Selain itu, Alindo juga telah memasang kondensor (Liquefier) berkapasitas 440 ton per hari dan ASU berkapasitas 330 ton per hari. Kedua fasilitas tersebut mulai beroperasi akhir kuartal 2012. ”Ini untuk menyuplai industri baja dan kimia di kawasan Cilegon,” tegasnya.Presien Direktur PT Gunung Raja Paksi, Djamaluddin Tanoto mengatakan pihaknya telah kerja sama dengan  Air Liquide Indonesia sejak tahun 1998. Pembangunan  dan pengoperasian ASU berkapasitas 2 ribu ton per hari  sebagai langkah penting dalam pengembangan kemitraan dua perusahaan ini."Indonesia merupakan pasar pasar kunci untuk Air Liquide di Asia. Kami senang bisa mendukung pertumbuhan industri yang tinggi seperti industri baja,” kata  Senior Vice President, Chaorman dan CEO Air Liquide Asia Pasific, Jean-Marc de Royere.

gas
Rekomendasi