Pengaruh hasil pemilihan presiden di Prancis diperkirakan masih akan memberikan sentimen negatif yang kuat dari pergerakan IHSG pada hari ini.
Menurut pengamat pasar saham Batavia Prosperindo Sekuritas, Billy Budimana, dengan adanya tarikan yang cukup kuat dari pengaruh luar, IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan cenderung bergerak tak berarah dengan kisaran pergerakan 4.110 sampai 4.200.
"Cenderung bergerak sideways dan melemah terbatas," katanya.
Salah satu penyebabnya, lanjut Billy, adalah isu terkait dengan penolakan bailout terhadap Yunani setelah presiden terbaru Prancis terpilih. Sebagaimana diketahui, rencana bailout terhadap Yunani merupakan rencana lama semasa jabatan mantan presiden Nicholas Sarkozy.
"Dari dalam negeri GDP Indonesia turun menjadi 6,3 persen sedangkan pada kuartal pertama 2011 sebesar 6,5 persen," terang Billy.
Namun dalam kondisi tersebut, beberapa saham sektor properti dan infrastruktur masih memiliki pola pergerakan yang cukup bagus. Seperti Summarecon Agung (SMRA), Surya Semesta Internusa (SSIA), Ciputra Surya (CTRS), Sentul City (BKSL), dan Lippo Cikarang (LPCK).
