RNI: Sampai kiamat Indonesia tidak bisa swasembada gula

Saat ini pabrik gula di Jawa menunggu di tutup karena lahan yang berada di tengah kota.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
RNI: Sampai kiamat Indonesia tidak bisa swasembada gula
Gula. agro.kemenperin.go.id

Direktur Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Ismet Hasan Putro pesimis jika Indonesia bisa mencapai swasembada gula hingga. Hal ini karena Badan Usaha Milik Negara hanya menggantungkan pada lahan dan pabrik gula yang ada di Pulau Jawa. RNI menilai lahan dan pabrik gula di Jawa tidak cocok dan tidak pantas untuk memproduksi gula karena berada di tengah kota."Kita hampir praktis swasembada gula tidak akan tercapai sampai kiamat dengan capaian 5 juta ton, jika kompilasi masalah lahan tidak diselesaikan," ungkap Ismet dalam rapat bersama Komisi IV DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/10).Dia mengungkapkan pemerintah tidak bisa mengandalkan lahan dan pabrik gula di Jawa karena berada di tengah kota. Hal ini dinilai menganggu tata ruang dan hanya menunggu waktu akan ditutup. "Di Madiun misalnya itu ada di jantung kota dan cocoknya jadi properti. Sidoarjo juga demikian basisnya tengah kota tidak cocok pabrik gula," katanya.Isment menegaskan implikasi tidak konsistennya sistem tata ruang ini membuat perusahaan pelat merah mengalami tekanan. "Regulasi konsistensi ketahanan pangan itu harusnya dilindungi. Saat ini perlindungan lemah," katanya.

Rekomendasi