PT Pertamina menyatakan pihaknya belum bisa memaparkan pendanaan pengelolaan blok Mahakam yang akan habis masa kontraknya pada 2017. "Pemerintah meminta kita presentasi untuk pendanaan di Blok Mahakam. Tapi kami bisa pastikan pendanaan enggak bisa dana sendiri dari korporat," ujar Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Resiko Afdhal Bahaudin di Kantor Pusat Pertamina di Jakarta, Minggu (16/12).Dia mengatakan opsi pendanaan tersebut akan berasal dari pinjaman luar. Namun, Afdhal belum mau menyebutkan bank yang sudah berkomitmen memberikan kucuran kredit. "Paling pinjaman dari bank luar. Yang pasti, Perusahaan energi dunia lain pun pasti pinjam enggak mungkin pakai dana internal 100 persen," ujarnya.Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik masih menunggu pemaparan dari Pertamina terkait dengan kesanggupan Pertamina untuk kelola Blok Mahakam.Menurut Jero, hingga sekarang PT Pertamina belum memberikan permintaanya kepada Kementerian ESDM untuk menyatakan kesanggupannya seberapa persen untuk menguasai Blok Mahakam tersebut."Kita tunggu pemaparan dari Pertamina berapa mereka mampunya, namun tidak kita kasih seratus persen lah kepada mereka," ujar Jero.
Pertamina: Pendanaan Blok Mahakam dari bank asing
"Paling pinjaman dari bank luar. Yang pasti, Perusahaan energi dunia lain pun pasti pinjam," kata Afdhal.
Advertisement
Rekomendasi
