Masalah internal bikin Merpati sulit terbang tinggi

Merpati dihadapkan pada persoalan besar yakni ketidakkompakan di internal perusahaan.

Wisnoe Moerti
Oleh Wisnoe Moerti - Reporter
Masalah internal bikin Merpati sulit terbang tinggi
Merpati Airlines. Merdeka.com/Arie Basuki

Maskapai penerbangan nasional Merpati Nusantara Airlines berambisi terbang tinggi mengikuti jejak Garuda Indonesia. Dirut Merpati Rudy Setyopurnomo mengaku bakal mencontek strategi Garuda.

Namun, mimpi untuk bisa bersanding dengan Garuda Indonesia nampaknya hanya sebatas ambisi. Sebab, ada persoalan utama yang membuat Merpati sulit terbang tinggi. "Tidak kompaknya Merpati itu penyebabnya," ungkap pengamat BUMN Said Didu kepada PulseFeed, Minggu (7/4).

Harus diakui, kata dia, ada masalah besar dalam tubuh Merpati. Seperti diketahui, di saat maskapai-maskapai penerbangan lain mulai gencar melakukan aksi ekspansi bisnis, Merpati justru disibukkan dengan kisruh internal yang melibatkan Dirutnya yakni Rudy Setyopurnomo. Bahkan, Merpati mulai ditinggal beberapa pejabatnya. Tidak itu saja, penyebab lain yang membuat Merpati sulit terbang tinggi adalah lilitan utang perusahaan. "Problem besar," katanya.

Namun, bukan berarti Merpati tidak bisa diselamatkan. Mantan sekretaris menteri BUMN ini mengatakan, Merpati sudah memiliki grand desain untuk mengatasi persoalan yang tengah dihadapi. Hanya saja, setiap pergantian nahkoda baru, selalu mengedepankan ide masing-masing dan melupakan grand desain yang sudah disusun sejak lama.

Menurut Said, mereka muncul dengan ide yang belum tentu terbaik. "Jadi setiap pergantian pejabat baru, Merpati selalu mulai dari nol dan membuang uang dari ide-ide lama," katanya.

Rekomendasi