Menteri BUMN Dahlan Iskan dan petinggi PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) berusaha menempuh berbagai cara agar maskapai penerbangan tersebut bisa hidup kembali. Sejak tahun lalu pemerintah sudah memutuskan untuk menyelamatkan maskapai penerbangan nasional ini dengan pemutihan utang. Saat ini total utang Merpati mencapai Rp 7,3 triliun.
Syaratnya, Merpati harus menyusun rencana kerja perseroan dan melakukan kerja sama operasional dengan pihak swasta. Namun janji pemerintah untuk menyelamatkan Merpati tak kunjung terealisasi. Menunggu bantuan yang tak kunjung datang, jajaran direksi Merpati dan Menteri BUMN Dahlan Iskan akhirnya mencoba jalan lain. Mereka meminta pertolongan asing.
Dahlan mengungkapkan bahwa Xian Aircraft Industrial Corporation asal China berminat untuk membantu Merpati, khusus operasionalisasi pesawat MA60. Pesawat turboprop produksi Xian itu memang menjadi andalan Merpati untuk menerbangi pelosok Tanah Air.
Bak gayung bersambut, tawaran tersebut diterima dan saat ini direksi Merpati sedang bernegosiasi. Terkait MA60, sekedar informasi, Dahlan pernah mengusulkan agar Merpati tak memakai pesawat itu lagi lantaran sering mengalami kecelakaan. Terakhir, pesawat itu tergelincir di Bandara El Tari, Kupang, Pertengahan tahun lalu.
Sebelumnya, pada 2001, MA-60 jatuh di Teluk Kaimana, Papua Barat. Posisi jatuhnya 500 meter dari sisi runway Bandara Kaimana.
"Xian bersedia menyelesaikan persoalan MA60 itu tapi diperlukan proses rapat-rapat apa yang harus dilakukan, tapi surat resmi sudah kita terima," ungkapnya, di Jakarta, kemarin.
Selain Xian, Merpati juga akan meminta bantuan Sukhoi. Untuk itu, direksi Merpati sudah berkirim surat. Dahlan tidak bisa memastikan kapan pertolongan itu datang. untuk menyelesaikan persoalan merpati. Namun, hal ini baru tahap mengirimkan surat permintaan bantuan dengan tahap yang tidak pendek.
"Sambil menunggu PPA mengumumkan siapa partner Merpati dan menunggu izin terbang ke Jeddah, masih nunggu minat dari xian dan sukhoi, sampai kapan juga belum tahu, karena mnyangkut pihak-pihak luar," jelasnya.
