Grab, aplikasi transportasi online, baru saja memberikan ongkos gratis seumur hidup pada seorang bayi yang lahir di mobil mitra pengemudinya. Kejadian ini terjadi 3 Agustus lalu di Malaysia.Dilansir dari Business Insider, seorang mitra pengemudi bernama Grace Nesamani Raju pada suatu sore menerima pesanan dari seorang ibu yang hamil tua. Sang penumpang ingin menuju Rumah Sakit Sentul Medical Centre untuk melakukan pemeriksaan rutin sebelum hari lahiran minggu depan.Namun, saat mereka tengah dalam perjalanan dan terjebak macet, sang penumpang tiba-tiba berteriak kencang. "Penumpang itu berteriak bahwa air ketubannya sudah pecah, dan tidak bisa menahan sakitnya. Jadi dia terus berteriak kesakitan," ujar Raju.Raju pun mengambil jalan pintas untuk bisa segera sampai di rumah sakit. Akan tetapi, sang penumpang keburu 'brojol' saat dirinya sudah sampai depan pintu rumah sakit.Atas kejadian ini, Grab memberikan penghargaan untuk sang anak sebagai hadiah. Dengan membebaskan ongkos perjalanannya menggunakan Grab seumur hidup.Kejadian ini bukan hanya terjadi di Malaysia saja. Beberapa orang dari Indonesia juga pernah diganjar ongkos gratis seumur hidupnya. Siapa sajakah mereka? Silakan lanjutkan membaca ke halaman selanjutnya.
Advertisement
Tontowi Ahmad dan Lilyana Natsir menjadi salah satu orang yang beruntung mendapatkan tiket perjalanan pesawat gratis seumur hidupnya. Mereka mendapatkan hadiah ini dari AirAsia.Mereka mendapatkan hadiah ini karena berhasil meraih medali emas pada ajang Olimpiade Rio De Janeiro 2016 di Brasil. Sementara, peraih perak, maskapai asal Malaysia ini memberikan tiket gratis selama lima tahun. Kemudian, peraih perunggu mendapatkan tiket gratis selama dua tahun.Atlet-atlet pemenang medali tersebut nantinya dapat terbang ke lebih dari 120 destinasi yang berada dalam jaringan penerbangan AirAsia dan AirAsia X di Asia, Australia, Timur Tengah, dan Afrika."Saya sangat kagum dengan penampilan para atlet seperti Sukanya Srisurat dan Sopita Tanasan dari Thailand, Tontowi Ahmad dan Lilyana Natsir dari Indonesia, juga Joseph Schooling dan Hoang Xuan Vinh yang berhasil mempersembahkan medali emas Olimpiade untuk pertama kalinya bagi Singapura dan Vietnam," ujar CEO Grup AirAsia, Tony Fernandes.Menurutnya, para atlet tersebut telah mewujudkan mimpi-mimpi terbaik dan mengharumkan negaranya masing-masing. Hal ini sejalan dengan AirAsia yang ingin memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpangnya."Atlet-atlet ASEAN di Rio telah menunjukkan bahwa mereka tidak hanya sekadar mampu bertanding, namun juga sanggup menoreh prestasi di kompetisi tingkat dunia. Kami berharap pencapaian ini menginspirasi atlet lain di kawasan ini untuk mengikuti jejak mereka, dan saya menantikan lebih banyak lagi medali dari ASEAN dalam perhelatan berikutnya," jelas Tony.Selain itu ada siapa lagi? Silakan lanjutkan membaca ke halaman berikutnya.
Advertisement
Pemerintah Provinisi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 26 Tahun 2017 tentang Pelayanan Transjakarta Gratis dan Bus Gratis Bagi Masyarakat mengatur Marbot (Pengurus Masjid), Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang digratiskan naik Transjakarta dengan menggunakan kartu khusus.Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Budi Kaliwono mengatakan kartu layanan gratis naik Transjakarta bagi Marbot, Guru Paud dan Jumantik merupakan salah satu bentuk apresiasi dan perhatian kepada mereka yang memiliki konsentrasi yang sama, yakni pelayanan."Merupakan pribadi yang berjasa dan penuh pengabdian dengan pelayanan. Nilai ini sama dengan yang dimiliki Transjakarta," kata Budi dalam acara peluncuran kartu gratis naik Transjakarta, di Balai Kota DKI Jakarta.Untuk mendapatkan kartu pelayanan gratis Transjakarta, Marbot, Guru Paud dan Jumantik hanya perlu mengisi formulir pendaftaran dan membawa fotokopi KTP serta pas foto terbaru ukuran 4 x 6.Bagi Marbot, formulir akan diberikan ke Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta untuk diteruskan kepada marbot yang terdaftar dalam DMI Daerah Kota Administrasi masing-masing. Setelah formulir dikembalikan kepada DMI Daerah Kota Administrasi, petugas Transjakarta akan melakukan pendataan dan verifikasi secara langsung di masjid masing-masing wilayah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.Sementara itu, Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta Juru Pemantau Jentik (Jumantik), formulir pendaftaran akan dibagikan ke kantor-kantor kecamatan wilayah administrasi. Penerima kartu diverifikasi serta disesuaikan dengan data dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan.Masih ada lagi? Ada. Silakan lanjutkan lagi membacanya di halaman berikutnya.
Advertisement
Pada masa mudik 2017 terjadi kejadian seorang ibu melahirkan di atas kapal. Sang ibu yang bernama Maria Elevina (21) terpaksa melahirkan anaknya dalam perjalanan dari Sampit, Kalimantan Tengah ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.Maria melahirkan seorang bayi laki-laki saat kapal berada di perairan Bawean Gresik, Jawa Timur. Bayi itu pun diberi nama sesuai nama kapal yang dinaiki yakni Chandra Kirana sebagai kenang-kenangan atas persitiwa ini.Atas kejadian ini, operator kapal Dharma Lautan Nusantara (DLU) memberikan hadiah pada anak itu ongkos gratis dengan kapalnya ke semua tujuan di Indonesia sumur hidup.
