IPO, Perusahaan Cat Avian Tawarkan Saham Rp930 per Lembar

PT Avia Avian Tbk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan harga Rp930 per lembar saham. Perusahaan cat ini mendapat dukungan yang kuat dari investor institusi domestik dan asing maupun investor ritel.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
IPO, Perusahaan Cat Avian Tawarkan Saham Rp930 per Lembar
IPO Avia Avian. ©2021 Merdeka.com

PT Avia Avian Tbk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan harga Rp930 per lembar saham. Penawaran umum perdana saham ini diminati berbagai investor ternama dari investor jangka panjang global, sovereign wealth fund, dan institusi domestik, dan sempat mengalami beberapa kali oversubscription.

Adapun jumlah penawaran sebesar Rp10,951 miliar (US USD771 juta), pendaftaran ini merupakan IPO terbesar yang pernah ada di Asia untuk sektor cat, IPO kedua terbesar untuk sektor cat secara global, dan IPO ketiga terbesar di Indonesia sejak 2008.

Presiden Direktur Avia Avian, Wijono Tanoko mengatakan, penawaran umum perdana saham ini adalah tonggak pencapaian yang penting bagi karyawan, pelanggan, pemasok, dan seluruh mitra Avian Brands. Dukungan luar biasa yang diterima atas IPO ini merupakan realisasi dari visi Soetikno Tanoko yang mendirikan Perseroan pada tahun 1978.

Direktur Avia Avian, Robert Tanoko menambahkan, pencatatan saham adalah langkah alami berikutnya dalam perjalanan Avian Brands. Dengan IPO ini, perusahaan memiliki fleksibilitas keuangan dan operasional yang lebih tinggi untuk dapat senantiasa berinovasi dan meningkatkan praktik ESG kami.

"Kami sangat senang bahwa pemegang saham baru kami telah memutuskan untuk bergabung dengan kami dalam tahap pertumbuhan kami berikutnya dan kami berkomitmen untuk menghasilkan nilai tambah yang terbaik bagi seluruh stakeholder," ujarnya.

Sebagai bagian dari IPO, perseroan dan beberapa pemegang saham telah menawarkan dengan total 11.775.355.600 saham, yang terdiri dari sekitar 52,7 persen saham baru dan sekitar 47,3 persen dari saham yang ditawarkan oleh pemegang saham eksisting.

Penerimaan dana bruto dari penawaran saham baru adalah sebesar Rp5,766 miliar (USD 400 juta). Pasca IPO, Keluarga Tanoko akan tetap menjadi pemegang saham mayoritas Perseroan dengan 74,7 persen saham.

Rencana Penggunaan Dana IPO

Dana bersih yang diterima oleh perseroan melalui IPO ini akan digunakan untuk dapat terus meningkatkan pertumbuhan profitabilitas dari perseroan dan mempercepat ekspansi bisnis perseroan di Indonesia, serta untuk pelunasan beberapa utang perseroan.

Avian Brands berkomitmen untuk mengembangkan kemampuan distribusi in-house-nya yang istimewa dan meningkatkan jejak kakinya di seluruh Indonesia, termasuk kota tier 1 hingga tier 4, untuk memastikan produk-produk perseroan dapat menembus seluruh pasar domestik dan terjangkau bagi konsumen Indonesia.

Perseroan juga bermaksud untuk terus berinvestasi dalam produk-produk yang inovatif guna memperbesar portofolio solusi arsitekturalnya yang luas dengan kesadaran merek yang kuat, yang meliputi Sunguard All-in-One, Supersilk Anti Noda, Avitex, No Drop dan Avian.

Selain itu, untuk terus mendukung prospek pertumbuhan dari lini bisnisnya. Avian Brands berencana untuk memulai pembangunan fasilitas manufaktur andalan barunya di Cirebon dengan operasi ditargetkan untuk dapat dimulai pada 2025.

Rekomendasi