Rupiah Hari ini Ditutup Menguat di Rp14.350 per USD

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) ditutup menguat di level Rp14.350 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp14.391 per USD. Sedangkan untuk perdagangan senen depan, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat tipis direntang Rp14.330 hingga Rp14.380 per USD.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Rupiah Hari ini Ditutup Menguat di Rp14.350 per USD
rupiah. shutterstock

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) ditutup menguat di level Rp14.350 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp14.391 per USD. Sedangkan untuk perdagangan senen depan, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat tipis direntang Rp14.330 hingga Rp14.380 per USD.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim mengatakan, utang pemerintah Indonesia kembali membengkak. Berdasarkan laman APBN KiTa Kementerian Keuangan, utang pemerintah sudah menembus Rp 6.713,24 triliun.

Utang tersebut bertambah cukup signifikan apabila dibandingkan posisi utang pemerintah pada penghujung Oktober 2021 yakni Rp 6.687,28 triliun. Artinya, dalam sebulan, utang negara sudah bertambah sebesar Rp 25,96 triliun. Penyebabnya adalah terfokusnya anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19 yang cukup besar.

Dengan bertambahnya utang pemerintah, rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) juga mengalami kenaikan. Pada November 2021, rasio utang terhadap PDB adalah 39,84 persen, sementara sebulan sebelumnya yakni 39,69 persen.

"Namun, pelaku pasar optimis bahwa pemerintah masih sanggup membayar utang plus bunganya. Sebagai tolak ukurnya adalah pertumbuhan ekonomi yang terus menggeliat akibat stabilitas politik yang stabil sehingga Pemerintah bisa membayar sebagian utang dan bunganya," ujar Ibrahim dalam riset harian, Jakarta, Jumat (7/1).

Utang pemerintah Indonesia saat ini, paling besar dikontribusi dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) domestik yakni sebesar Rp 5.889,73 triliun yang terbagi dalam Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Selain SBN domestik, pemerintah juga berutang melalui penerbitan SBN valas yakni sebesar Rp 1.274 triliun per November 2021. Utang pemerintah lainnya bersumber dari pinjaman yakni sebesar Rp 823,81 triliun meliputi pinjaman dalam negeri sebesar Rp 12,48 triliun dan pinjaman luar negeri sebesar Rp 811,03 triliun.

Rekomendasi