Industri Tambang Kini Adopsi Teknologi AI SAP untuk Akselerasi Bisnis, Begini Cara Kerjanya

BRMS kini memiliki ekosistem data operasional terpusat dengan akses pantau secara real-time.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Industri Tambang Kini Adopsi Teknologi AI SAP untuk Akselerasi Bisnis, Begini Cara Kerjanya
Ilustrasi pertambangan ilegal (Arfandi/Liputan6.com)

Dinamika industri pertambangan modern menuntut efisiensi tinggi, kecermatan tata kelola, dan kecepatan dalam mengambil keputusan. Menjawab tantangan tersebut, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mengadopsi teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui solusi GROW with SAP.

Pengumuman langkah strategis ini disampaikan dalam panggung tahunan SAP NOW AI Tour Southeast Asia 2026. Langkah ini menjadi tonggak penting modernisasi sektor pertambangan nasional yang kian kompleks dan dinamis.

Mengelola operasional tambang skala besar membutuhkan visibilitas data yang presisi. Bersama Accenture, BRMS melakukan transformasi digital kilat hanya dalam waktu lima bulan. Implementasi ini sukses menyatukan dan menstandarkan hampir 100 proses bisnis end-to-end yang tersebar di lima entitas legal Grup BRMS.

Memanfaatkan platform SAP S/4HANA Cloud Public Edition, BRMS kini memiliki ekosistem data operasional terpusat dengan akses pantau secara real-time. Hasilnya, transparansi, konsistensi operasional, hingga akurasi keputusan di lapangan maupun manajerial meningkat drastis.

"BRMS berkomitmen untuk terus memperkuat kapabilitas operasional kami guna mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan dan meningkatkan ketahanan bisnis di tengah dinamika industri pertambangan," ujar Agoes Projosasmito, Presiden Direktur PT Bumi Resources Minerals Tbk.

"Didukung oleh SAP dan Accenture, kami memodernisasi sistem dan proses bisnis untuk membangun organisasi yang lebih terintegrasi dan adaptif. Transformasi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja operational, memperkuat pengambilan keputusan, serta mendukung pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang."

Menuju Otomatisasi Cerdas

Tak hanya fokus pada operasional tambang, BRMS juga merombak sistem pengadaan (procurement) menjadi model hibrida untuk menyokong ekspansi di masa depan. Seluruh proses perpindahan sistem ini dikawal ketat melalui pelatihan berbasis peran dan migrasi data agar kesiapan SDM di lapangan tetap optimal.

"Di tengah meningkatnya kompleksitas operasional dan tuntutan terhadap organisasi yang semakin lincah dan transparan, keberadaan digital core modern menjadi fondasi yang sangat penting bagi perusahaan," kata Sianto Wongjoyo, Managing Director SAP Indonesia.

"Melalui adopsi SAP GROW, BRMS membangun fondasi digital yang kuat dengan kapabilitas AI yang tertanam (embedded AI), proses bisnis berbasis best practice yang telah terstandarisasi, serta kemampuan yang dirancang khusus untuk industri pertambangan. Hal ini memungkinkan BRMS menyederhanakan operasional, meningkatkan visibilitas bisnis, sekaligus membuka jalan menuju autonomous enterprise, di mana otomatisasi cerdas mendukung pengambilan keputusan yang lebih adaptif, berbasis data, serta mendorong inovasi yang berkelanjutan seiring pertumbuhan perusahaan." 

Usai fase peluncuran, BRMS kini berfokus pada stabilisasi sistem dan optimalisasi operasional harian. Ke depan, raksasa pertambangan ini bersiap memperluas jangkauan teknologi SAP ke divisi strategis lainnya, seperti Finance, Enterprise Asset Management (EAM), hingga Human Resources (HR), memperkokoh posisi BRMS sebagai entitas tambang yang adaptif dan siap bersaing di era digital.

 

Rekomendasi