Daneidy Barrera Rojas, yang lebih dikenal sebagai Epa Colombia, seorang influencer asal Kolombia, telah dijatuhi hukuman penjara selama 5 tahun setelah terbukti melakukan vandalisme terhadap fasilitas transportasi umum saat aksi demonstrasi pada tahun 2019. Mengacu pada laporan dari Oddity Central pada Rabu (5/2/2025), Kolombia mengalami gelombang protes besar-besaran terhadap pemerintahan mantan Presiden Iván Duque pada November 2019. Dalam suasana kerusuhan tersebut, Epa Colombia mengunggah sebuah video yang memperlihatkan aksinya merusak stasiun transportasi umum TransMilenio di Bogotá.
Di dalam video itu, ia tampak menghancurkan jendela, merusak mesin pemindai kartu, serta mengganggu akses registrasi dengan menggunakan palu. Selain itu, ia juga mencorat-coret dinding stasiun dengan cat semprot. Video tersebut menjadi viral dan menarik perhatian banyak orang di media sosial, namun juga memicu penyelidikan hukum terhadap dirinya. Pada awalnya, pengadilan menjatuhkan hukuman 3,5 tahun penjara atas tuduhan perusakan properti dan mengganggu layanan transportasi publik. Meskipun ia sempat menyampaikan permohonan maaf, jaksa penuntut kemudian mengajukan banding, dan akhirnya hukumannya diperberat menjadi 5 tahun penjara, serta denda yang setara dengan 493 kali upah minimum bulanan.
Advertisement
Dikenakan hukuman penjara
Kuasa hukum Epa Colombia pernah mengajukan banding kepada Mahkamah Agung Kolombia untuk meminta pengurangan hukuman. Namun, pada tanggal 27 Januari, pengadilan menolak permohonan tersebut dan memutuskan untuk menahan Epa. Dalam sebuah video yang viral di media sosial, terlihat Epa Colombia menangis dan mengekspresikan kesedihannya atas keputusan yang dijatuhkan kepadanya. "Gadis-gadis, aku sangat sedih," ucapnya dalam video yang ditujukan kepada para pengikutnya. "Aku bekerja sepanjang hari di salon. Saat akan pulang, polisi menangkapku. Mereka punya surat perintah penahanan, tapi aku meminta mereka menunggu sampai pengacaraku tiba."
Selain menjalani hukuman penjara, Epa Colombia juga dikenakan larangan untuk menggunakan media sosial sebagai bagian dari hukumannya. Dengan lebih dari 5,2 juta pengikut di Instagram, Epa Colombia dikenal sebagai salah satu influencer paling populer di Kolombia. Keputusan ini tentunya berdampak besar pada karier dan kehidupan pribadinya, mengingat pengaruhnya yang luas di platform tersebut. Banyak penggemar yang merasa prihatin dan memberikan dukungan kepada Epa di tengah situasi sulit ini.
