Gempa Dahsyat Guncang Kolombia, Kemlu Ungkap Kondisi Seluruh WNI

Dalam kondisi darurat, para WNI di Kolombia dapat menghubungi hotline KBRI Bogota melalui nomor +57 301 9061706.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Gempa Dahsyat Guncang Kolombia, Kemlu Ungkap Kondisi Seluruh WNI
Warga mencari di antara puing-puing setelah gempa bumi melanda Pereira, Kolombia, Senin, 10 Agustus 2026. (Foto AP/Miguel Angel Lopez)

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan sejauh ini semua warga negara Indonesia yang berada di Kolombia dalam keadaan aman setelah gempa magnitudo 7,4 mengguncang negara tersebut pada Senin (10/8).

“KBRI Bogota telah menjalin komunikasi dengan WNI yang berada di sejumlah wilayah terdampak. Berdasarkan pemantauan KBRI Bogota, seluruh WNI di Kolombia dilaporkan dalam kondisi aman,” kata Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI Heni Hamidah dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/8).

Kemlu RI menyatakan bahwa KBRI Bogota akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan para WNI di wilayah terdampak, termasuk langkah-langkah darurat apabila terjadi gempa susulan.

Hotline KBRI Bogota

Gempa dahsyat yang mengguncang Kolombia berpusat di wilayah Choco, sekitar 280 km dari Bogota, dan dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah negara itu, termasuk Bogota, Cali, Medellin, Pereira, Manizales, dan Ibague.

Kemlu RI juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kolombia telah mengaktifkan mekanisme tanggap darurat nasional dan membentuk Pos Komando Terpadu untuk koordinasi penanganan serta penilaian kebutuhan di wilayah terdampak.

KBRI Bogota pun mengimbau semua WNI di Kolombia untuk tetap waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, memantau informasi dari sumber resmi, dan menjaga komunikasi dengan KBRI Bogota.

Dalam kondisi darurat, para WNI di Kolombia dapat menghubungi hotline KBRI Bogota melalui nomor +57 301 9061706.

Korban Meninggal Gempa Kolombia Tembus 132 Orang

Korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8/2026) meningkat menjadi 132 orang. Lebih dari 570 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka, menurut pembaruan pemerintah yang dilansir dari Xinhua.

Badan Geologi Kolombia menyebut guncangan ini sebagai yang terkuat yang tercatat di negara tersebut pada abad ke-21. Setelah gempa utama, terpantau 21 gempa susulan dengan kekuatan lebih kecil. Mengutip CNN, upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan di berbagai lokasi, dan otoritas setempat menyebut masih ada warga yang terjebak di sejumlah bangunan.

Angka korban yang sama juga dilaporkan Asosiasi Ibu Kota Kolombia, mengutip CNN, yakni sedikitnya 132 orang meninggal dunia dan 570 lainnya terluka.

Dampak Gempa

Di Kota Cali, sedikitnya 380 bangunan dilaporkan mengalami kerusakan. Seorang sopir taksi setempat menggambarkan kerasnya guncangan yang ia rasakan di rumahnya.

"Seluruh rumah saya berguncang. Saya belum pernah mengalami gempa sekuat ini," kata Jorge Moncayo, sopir taksi berusia 64 tahun di Cali, seperti dilaporkan Associated Press."Kami bersyukur kepada Tuhan karena masih hidup," sambungnya.Di Pereira, sejumlah bangunan dilaporkan runtuh dan dikhawatirkan masih ada warga yang terperangkap di dalamnya. Wali Kota Pereira Mauricio Salazar mengatakan kepada sebuah stasiun radio setempat bahwa sedikitnya 15 bangunan runtuh akibat gempa.

Dampak juga terasa di Bandara Pereira. Rekaman media lokal memperlihatkan bagian langit-langit bandara berjatuhan saat penumpang berlindung sambil berteriak. Rekaman lain menunjukkan warga berlari di tengah puing dan kepulan debu. Sejumlah toko, bangunan tempat tinggal, dan rumah di berbagai bagian kota turut mengalami kerusakan.

Daerah Terdampak Parah Gempa

Di Manizales, salah satu menara katedral bergaya neo-Gotik runtuh dan menimpa bagian tengah gereja. Wali Kota Manizales Jorge Eduardo Rojas meminta warga tetap berada di luar bangunan untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

Sementara itu, tingkat kerusakan di Choco—wilayah terpencil yang berada dekat pusat gempa—belum sepenuhnya terpetakan. Para pejabat melaporkan puluhan orang terluka dan sejumlah bangunan rusak. Di Quibdo, ibu kota Choco, sinyal telepon terputus di sejumlah wilayah sehingga menyulitkan komunikasi dan pendataan.

San Jose del Palmar, kota yang lokasinya paling dekat dengan pusat gempa, tidak memiliki bandara. Kota pegunungan ini berada di sepanjang jalan raya yang menghubungkan Cali dan Pereira, dengan akses ke banyak wilayah yang hanya dapat ditempuh menggunakan perahu atau pesawat. Wilayah barat Kolombia di sekitar pusat gempa berada di kawasan Cincin Api Pasifik yang rawan aktivitas seismik.

Otoritas penerbangan menghentikan sementara operasi di bandara Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago, Buenaventura, dan Pereira untuk pemeriksaan kerusakan infrastruktur.

Di tengah proses evakuasi, warga mulai memasukkan nama anggota keluarga yang hilang ke dalam daftar daring. Salah satu daftar mencatat lebih dari 1.400 nama, sebagian besar berasal dari Cali dan Pereira.

Peristiwa ini memicu kekhawatiran di tengah masyarakat Kolombia, menyusul dua gempa beruntun yang mengguncang sejumlah wilayah di Venezuela pada akhir Juni lalu. Bencana di negara tetangga itu dilaporkan menghancurkan ratusan bangunan dan menewaskan lebih dari 6.300 orang.

Rekomendasi