Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansarullah
-
News •74 Siswa Keracunan MBG, Gubernur Sumbar Setop Sementara Operasional Dapur SPPGPenutupan sementara dapur MBG bukti respons pemerintah untuk antisipasi dampak lainnya.
-
News •Gubernur Sumbar Singgung Larangan Buka Puasa Bersama hingga KonsistensiGubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah meminta pemerintah pusat mempertimbangkan lagi soal arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai ditiadakannya buka bersama (bukber) untuk pejabat pemerintahan dan aparatur sipil negara (ASN).
-
News •Terima Laporan Premanisme di Tempat Wisata, Gubernur Sumbar Minta Pemda AntisipasiMahyeldi menyebut laporan tentang aksi premanisme di tempat-tempat wisata ini bisa membuat citra buruk bagi daerah.
-
News •Gubernur Mahyeldi Mutasi 9 Pejabat Pemprov SumbarGubernur Sumatera Barat (Sumbar) kembali memutasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumbar. Mahyeldi melantik sembilan pejabat di Auditorium Gubernuran Sumbar, Kota Padang, Senin (31/1).
-
News •Akhir Polemik Surat Sumbangan Gubernur Sumbar, DPRD Batalkan Hak AngketDPRD Sumatera Barat (Sumbar) akhirnya mengurungkan rapat paripurna lanjutan penyampaian usul hak angket surat permintaan partisipasi pembuatan buku profil Provinsi Sumbar Madani, bertanda tangan Gubernur Mahyeldi Ansarullah.
-
News •Polisi Setop Penyelidikan Surat Sumbangan Bertandatangan Gubernur SumbarKepolisian Resor Kota (Polresta) Padang menghentikan penyelidikan terkait kasus dugaan penipuan surat sumbangan yang bertandatangan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansarullah.
-
News •Wali kota Padang Usulkan Nama Pjs Sekda ke Gubernur SumbarKisruh terjadi saat Wali kota Padang mengatakan, bahwa Amasrul tidak meminta izin untuk diangkat menjadi Kepala Dinas PMD Sumbar tersebut.
-
News •Kasus Surat Sumbangan Gubernur Sumbar, Polresta Padang Belum Gelar PerkaraSatuan Reskrim (Satreskrim) Polresta Padang mengaku masih menunggu pelaksanaan gelar perkara terkait kasus surat sumbangan penerbitan sebuah buku bertanda tangan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansarullah.
-
News •Kasus Surat Sumbangan Gubernur Dianggap Sepele, Fraksi PKS Tolak Hak AngketFraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPRD Sumatera Barat (Sumbar) menolak hak angket yang dialamatkan ke Gubernur Mahyeldi Ansarullah. Hal itu terungkap dalam rapat paripurna mendengar nota pengantar KUPA-PPAS di ruang sidang Paripurna, Gedung DPRD Sumbar, Kota Padang, Jumat (17/9).
-
News •3 Fraksi DPRD Sumbar Ajukan Hak Angket Terkait Surat Sumbangan GubernurTiga fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) mengajukan hak angket terhadap Gubernur Mahyeldi Ansarullah, yang mempersoalkan terkait tanda tangannya terhadap surat sumbangan kepada pengusaha beberapa waktu lalu.
-
News •Bungkam soal Tanda Tangan di Surat Permintaan Sumbangan, Ini Alasan Gubernur SumbarKepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Sumbar Jasman Rizal memaparkan, Mahyeldi tak akan memberikan pendapat apa pun terkait kasus itu, karena khawatir akan terjadi penafsiran yang berbeda dalam proses hukum.
-
News •Usai Pelantikan Pejabat Berujung Kontroversi, Pemprov Sumbar Kembali Lelang JabatanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) membuka seleksi terbuka bagi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama pada tiga instansi.
-
News •AJI Padang Terima Laporan Dugaan Anak Buah Gubernur Sumbar Mendikte WartawanNama Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi sempat mendapat sorotan publik dalam beberapa waktu lalu. Di antaranya karena pembelian mobil dinas baru di masa pandemi dan surat bertanda tangan gubernur yang kemudian dijadikan untuk meminta sumbangan ke perusahaan, pengusaha, BUMN, kampus, hingga rumah sakit.
-
News •Lantik Sekda Non Aktif, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke OmbudsmanSeorang warga, Yul Akhyari Sastra melaporkan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansarullah ke Ombudsman Perwakilan Sumbar. Laporan itu buntut dari dilantiknya Sekretaris Daerah (Sekda) nonaktif Amasrul oleh Mahyeldi sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Sumbar pada Senin (23/8) lalu.
