Kebijakan Publik
-
Politik •Tahukah Anda, Sukses Program Nasional Kunci di Tangan Pemda? Ombudsman RI Soroti Peran Krusial Pemerintah DaerahOmbudsman RI menyoroti betapa krusialnya Peran Pemda dalam Program Prioritas Nasional seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih, menekankan perencanaan matang demi keberhasilan.
-
News •Tahukah Kamu? FAKA Sawahlunto Jadi Jembatan Aspirasi Gen Z, Wujudkan Kebijakan Adaptif PemkoPemerintah Kota Sawahlunto memperkuat partisipasi anak dengan melantik FAKA Sawahlunto. Forum ini menjadi mitra strategis untuk memahami aspirasi Gen Z dan membentuk kebijakan yang adaptif, penasaran bagaimana FAKA bekerja?
-
Politik •Inkonsistensi Pusat-Daerah: Guru Besar UGM Sebut Skema Belanja Prioritas Daerah Perlu Dikaji Ulang, Apa Dampaknya?Guru Besar UGM Prof. Gabriel Lele mendesak evaluasi mendalam terhadap skema belanja prioritas daerah menyusul penurunan Transfer ke Daerah (TKD), mengungkap inkonsistensi kebijakan pusat yang membebani daerah.
-
News •Fakta Unik Pendidikan: Penggantian Biaya Seragam Sekolah Jayapura untuk Siswa TK-SMA, Kapan Cair?Pemerintah Kota Jayapura membuat kebijakan revolusioner dengan Penggantian Biaya Seragam Sekolah Jayapura bagi siswa TK-SMA. Kapan dana ini akan cair dan siapa saja yang berhak?
-
Politik •Uji Coba WFH 50 Persen DPRD Jabar Dimulai November 2025: Siap Hemat Miliaran Rupiah?Sekretariat DPRD Jabar akan memulai uji coba WFH 50 persen bagi pegawainya mulai November 2025. Kebijakan ini bertujuan untuk efisiensi operasional, bagaimana dampaknya terhadap kinerja dan anggaran?
-
Ekonomi •Tahukah Anda? Industri Kretek Sumbang 95% Cukai Negara, Legislator Desak Perlindungan Industri Kretek NasionalAnggota DPR, pelaku usaha, dan akademisi mendesak pemerintah untuk memberikan perlindungan industri kretek nasional yang krusial bagi ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Apa saja tuntutannya?
-
News •Fakta Mengejutkan: 95 Persen Warga Jakarta Dukung Ruang Publik Sehat Tanpa Rokok, Perda KTR Mendesak?Survei IYCTC mengungkap 95 persen warga Jakarta mendukung ruang publik sehat tanpa rokok, mendorong percepatan Perda KTR demi lingkungan yang lebih baik dan bebas asap.
-
Ekonomi •Menteri Transmigrasi Dorong Revisi UU Transmigrasi: Langkah Strategis Wujudkan Ekonomi Inklusif dan BerkelanjutanMenteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mendesak Revisi UU Transmigrasi 2009 demi ekonomi inklusif, berkelanjutan, dan kesejahteraan masyarakat daerah.
-
Politik •Tahukah Anda? Wapres Gibran Minta Relawan Aktif Pantau Program Pemerintah, Termasuk Makan Bergizi Gratis dan Sekolah GarudaWapres Gibran Rakabuming Raka meminta relawan Prabowo-Gibran untuk aktif memantau program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Garuda. Mengapa pengawasan ini krusial?
-
Politik •Trivia Internasional: 112 Negara Kini Adopsi Program Makan Bergizi Gratis ala IndonesiaPresiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia telah menjadi inspirasi global, diadopsi oleh 112 negara. Bagaimana skema ini menarik perhatian dunia?
-
News •Raih Gelar Doktor Administrasi Publik Cumlaude, Anggota Dewas ANTARA Ariawan Teliti Digitalisasi DPR RIAriawan, Anggota Dewas ANTARA, berhasil meraih gelar **Doktor Administrasi Publik** dengan predikat cumlaude usai meneliti efektivitas digitalisasi informasi di DPR RI. Penasaran hasilnya?
-
Ekonomi •Fakta Unik PDRB Sumut: Konreg PDRB-ISE 2025 Jadi Kunci Arah Pembangunan Daerah Berbasis Data AkuratKonreg PDRB-ISE 2025 di Sumatera Utara menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah yang tepat sasaran. Simak bagaimana data akurat memandu kebijakan publik!
-
News •62 Tempat Hiburan Malam di Jakarta: Pansus KTR Pertimbangkan Tak Masuk Kawasan Tanpa Rokok, Ini AlasannyaPansus KTR DKI Jakarta sedang mempertimbangkan untuk tidak memasukkan tempat hiburan malam sebagai Kawasan Tanpa Rokok, meski ada 62 lokasi. Keputusan ini diambil setelah menerima beragam aspirasi masyarakat.
-
Politik •Tahukah Anda? Kolaborasi BSKDN-BRIN Manfaatkan Data Kehidupan Beragama untuk Kebijakan Publik AkuratBSKDN Kemendagri dan BRIN berkolaborasi memanfaatkan hasil Survei Data Dasar Kehidupan Beragama (SDDKB) untuk merumuskan kebijakan publik yang akurat dan berbasis fakta. Simak selengkapnya!
-
Politik •Prabowo Bikin Candaan Kuliah di Harvard, Ini 8 Poin Penting Dialog Prabowo-Forbes soal Kepemimpinan dan MBGSekretaris Kabinet mencatat 8 poin penting dari Dialog Prabowo-Forbes, mulai dari kepemimpinan global hingga program Makan Bergizi Gratis yang menarik perhatian. Simak selengkapnya!
-
News •Fakta Unik: Mengapa Kepercayaan Polri Masih Jadi PR Besar? Pengamat Ungkap Kesenjangan Persepsi!Pengamat kebijakan publik menyoroti rapuhnya kepercayaan masyarakat kepada Polri sebagai PR besar. Meski kinerja meningkat, persepsi publik sering tertinggal dari realita faktual, memicu rasa penasaran.
-
Politik •Fakta Mengejutkan: Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Capai 35,4 Juta Penerima, Hampir 7 Kali Populasi Singapura!Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 35,4 juta orang, jumlah yang hampir 7 kali populasi Singapura. Bagaimana program ini bisa menjangkau jutaan orang dan apa alasannya menjadi prioritas utama?
-
News •Fakta Menarik: Digitalisasi Birokrasi dan AI Jadi Kunci Modernisasi Tata Kelola Pemerintahan, Kata Menko PMKMenko PMK Pratikno menegaskan **digitalisasi birokrasi** dan pemanfaatan AI bukan lagi pilihan, melainkan keniscayaan untuk efisiensi tata kelola. Bagaimana teknologi ini mengubah wajah pemerintahan?
-
Politik •Boediono Ungkap Rahasia di Balik Kejayaan Ekonomi 1970-an: Sinergi Teknokrasi dan Politik Kunci Ketahanan NasionalMantan Wapres Boediono tegaskan sinergi teknokrasi dan politik adalah kunci ketahanan nasional. Ia menyoroti masa kejayaan RI di era 70-an, bisakah terulang?
-
Ekonomi •Fakta Baru: MoU ESDM-BPS Perkuat Akurasi Data Penerima Subsidi Energi, Apa Dampaknya?Kementerian ESDM dan BPS teken MoU finalisasi Data Penerima Subsidi Energi, menjanjikan akurasi data untuk kebijakan satu data nasional. Apa implikasinya bagi masyarakat?
