Pilpres 2019
-
News •Jimly Minta Tokoh Politik Kurangi Ujaran Kebencian dan Saling 'NgenyekPascaputusan MK, Jimly berpesan agar seluruh pihak tidak mudah terpancing dan tersinggung perasaannya apabila ada statemen di medsos yang tidak tepat. "Jadi demo di darat dan demo di udara tidak diperlukan lagi," ucapnya.
-
News •Mahfud Md Berharap Tak Ada Lagi Permusuhan Setelah Pilpres 2019Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII) ini berharap tak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk tidak mengakui presiden dan wakil presiden terpilih. Dia mengatakan, mengakui pemimpin yang dipilih rakyat adalah satu-satunya jalan yang harus ditaati setiap warga negara.
-
News •Quraish Shihab Harap Tak Ada Lagi Imbauan Tidak Tenang Usai Putusan MK soal PilpresIntelektual muslim Indonesia, Muhammad Quraish Shihab, menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) cukup menjelaskan sengketa hasil Pilpres 2019 sudah selesai. Dia berharap tidak ada lagi pendukung pasangan calon yang merasa tak puas.
-
Politik •Mahfud Md : Pemilu 2019 Disebut Terburuk Sepanjang Sejarah Itu BerlebihanGuru Besar UII ini menilai Pemilu 2019 menjadi Pemilu terbaik dari segi instrumen karena seluruh rakyat bisa melakukan kontrol. Kontrol ini bisa dilakukan masyarakat di semua tahapan baik dari awal hingga akhir Pemilu 2019.
-
News •Pascaputusan MK, PDIP Yakin Antara Prabowo dan Jokowi Tak Ada MasalahArteria memahami sikap Prabowo yang tidak memberikan ucapan selamat kepada Jokowi ketika menyampaikan pidato usai putusan sengketa Pilpres 2019 oleh hakim MK. Hal terpenting kata dia, antara Jokowi dan Prabowo tidak ada permasalahan satu sama lain.
-
Politik •PKS: Mungkin Pak Prabowo Tunggu Penetapan KPU Baru Ucapkan SelamatKetua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengomentari Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang belum mengucapkan selamat pada rivalnya Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) sebagai pemenang Pilpres 2019 pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
-
Politik •Tak Mau Sendirian Jadi Oposisi, PKS Ajak Mantan Koalisi Adil Makmur BergabungCapres Nomor urut 02 Prabowo Subianto telah menyatakan tugas Koalisi Indonesia Adil Makmur sudah selesai. Dia pun menyerahkan keputusan dan arah politik pada masing-masing partai koalisi.
-
Politik •Prabowo Tak Ucapkan Selamat ke Jokowi, Politisi Gerindra Sebut Cuma Pilihan KataPolitisi Partai Gerindra Hendarsam Marantoko mengungkapkan, dalam pidato menanggapi putusan MK, calon presiden Prabowo Subianto sudah mengucapkan selamat secara tersirat dan menerima putusan MK.
-
Politik •Tunggu Sampai Oktober, Demokrat Pertimbangkan Untung dan Rugi Gabung Koalisi JokowiWakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan partainya tak mau terburu-buru menentukan sikap politik, apakah masuk dalam pemerintahan atau menjadi partai oposisi.
-
Politik •Gugatan Pilpres 2019 Ditolak MK, Prabowo-Sandi Tidak Akan Tempuh Jalur Hukum LainPolitikus Partai Gerindra dan juga Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hendarsam Marantoko, menjelaskan pihak Prabowo Subianto tidak akan menempuh jalur hukum lain usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan sengketa hasil Pilpres 2019.
-
Politik •Politisi NasDem Khawatir Parpol Kubu Prabowo Gabung Koalisi akan Timbulkan MasalahPolitisi Partai NasDem Teuku Taufiqulhadi menilai bertambahnya jumlah partai koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin tidak memiliki dampak baik bagi internal koalisi. Alasannya, kata dia, bertambahnya anggota koalisi justru bisa menimbulkan masalah baru.
-
Politik •Menanti Pertemuan Jokowi-Prabowo Setelah Putusan MKDirektur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil Pilpres 2019 menjadi simbol politik di tingkat elit. Pertemuan keduanya akan membuat suasana di tingkat bawah semakin kondusif.
-
Politik •Tim Hukum TKN Siap Kawal Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf AminPaslon 01 akan ditetapkan pada rapat pleno KPU, Minggu (30/6) mendatang.
-
Politik •Sekjen Gerindra: Kabar Pertemuan Jokowi dan Prabowo di Thailand Hanya RumorSekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengaku tidak mengetahui kabar yang menyebutkan bahwa Ketua Umumnya, Prabowo Subianto dan Calon Presiden Petahana Joko Widodo bertemu di Thailand pada 22 dan 23 Juni lalu. Menurutnya, kabar pertemuan tersebut adalah rumor.
-
Politik •Sebelum Bubar, Partai Pendukung Prabowo Singgung Wacana Koalisi OposisiGerindra memiliki waktu hingga pelantikan Presidan dan Wakil Presiden pada bulan Oktober untuk memutuskan sikap politik.
-
Politik •Ini Kesepakatan Parpol Koalisi Prabowo Setelah BubarKoalisi Indonesia Adil dan Makmur sudah selesai setelah Mahkamah Konstitusi membacakan putusan sengketa Pilpres 2019. Sejumlah kesepakatan dihasilkan.
-
Politik •Pernah Sama-Sama di Thailand, Jokowi dan Prabowo Disebut Tak Sempat BertemuCalon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) dan Calon Presiden 02, Prabowo Subianto dikabarkan sempat sama-sama berada di Thailand pada 22 dan 23 Juni. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi, Arsul Sani meluruskan spekulasi politik yang berkembang.
-
Politik •Usai Putusan MK, Masa Depan Partai Demokrat Diputuskan Majelis TinggiSekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengatakan, partainya tidak akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) untuk memutuskan. Sebab saat mendukung pasangan Prabowo-Sandi, dia mengungkapkan, diputuskan oleh Majelis Tinggi.
-
Politik •KPU Harap Dua Pasangan Calon Hadiri Penetapan CapresBerkaca dari Pemilu 2014, di mana hanya satu pasang capres yang hadir. Arief tetap berharap semua peserta pemilu hadir termasuk dua paslon capres-cawapres.
-
Politik •TKN Berharap, Jika Kubu Prabowo Bergabung Koalisi Bukan Sekadar demi KekuasaanWakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Abdul Kadir Karding, mengatakan Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional telah menunjukkan sinyal mendekat ke kubu koalisi. Walau diprediksi kuat akan bergabung, Karding masih enggan berspekulasi lebih.
