YLKI
-
Ekonomi •YLKI Klaim Hanya PLN yang Berikan Kompensasi Ke Pelanggan saat Pelayanan TergangguSeharusnya kata Tulus, perusahaan lain mencontoh yang dilakukan PLN. Pemerintah pun sebaiknya bisa mendorong perusahaan untuk menerapkan hal serupa dalam bidang pelayanan kepada pelanggan.
-
Ekonomi •Tekan Limbah Medis, YLKI Minta Masyarakat Kurangi Penggunaan Masker Sekali PakaiKetua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi menilai, sampah masker sekali pakai atau disposable menjadi masalah tambahan di masa pandemi Covid-19. Menurutnya, di ibu kota saja sampah dari masker sekali pakai mencapai 1,5 ton per Desember 2020 lalu.
-
Ekonomi •YLKI Imbau Masyarakat Perhatikan SNI dalam Air Minum KemasanIndonesia Water Institute (IWI) dalam kajian bertajuk Study of Clean Water Consumption Patterns during Covid-19 Pandemic menemukan, masyarakat cenderung memanfaatkan air minum dalam kemasan (AMDK) selama masa pandemi Covid-19 ini sebagai alternatif sumber air minum.
-
Ekonomi •YLKI Sebut Kepatuhan Protokol Kesehatan di Terminal Bus RendahKetua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, meminta Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) meningkatkan pengawasan di terminal bus dan angkutan umum. Dia menilai di dua moda tersebut tingkat kepatuhan penumpangnya masih rendah terhadap penerapan protokol kesehatan.
-
Ekonomi •YLKI Soroti Komunikasi Pemerintah soal Aturan Pajak Pembelian PulsaDia mengakui, kehadiran PMK tersebut tujuannya memang bagus yakni untuk melakukan sesuatu penyederhanaan di dalam pemungutan PPN dan PPh. Namun yang menjadi masalah lebih kepada bagaimana terkait dengan pungutan voucer perdana.
-
Ekonomi •YLKI Minta Pemerintah Konsisten Tegakkan Aturan Tarif PenerbanganKetua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi menyatakan apabila ada maskapai yang terbukti melanggar regulasi maka harus dibekukan rute penerbangannya atau dikenai sanksi sesuai dengan tingkatan yang berlaku.
-
Ekonomi •YLKI Catat Gangguan Jaringan Internet Banyak Dikeluhkan Saat PandemiKetua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, mengatakan penggunaan internet selama masa pandemi naik 5-10 persen. Peningkatan penggunaan internet ini juga diiringi dengan keluhan yang diadukan pelanggan.
-
Ekonomi •Sriwijaya Air SJ-182 Jatuh, Kemenhub Diminta Tingkatkan Pengawasan Maskapai UdaraKetua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengucapkan duka cita atas jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada Sabtu (9/1). Menurutnya, kecelakaan ini merupakan kado terburuk di sektor transportasi udara, di awal tahun 2021.
-
Ekonomi •YLKI Catat Indeks Keberdayaan Konsumen RI Masih dalam Tahap MampuKetua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, mencatat hingga saat ini Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) masih berada di level 40,41. Artinya konsumen Indonesia masih berada di tahap mampu.
-
Ekonomi •Lion Air, Citilink dan Garuda Indonesia Paling Banyak Dikomplain di 2020Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memaparkan profil pengaduan konsumen 2020. Sektor transportasi mendapatkan pengaduan dari masyarakat dengan persentase 3,9 persen dari total aduan masyarakat di 2020 sebanyak 3.692 aduan.
-
Ekonomi •Aduan Produk Kesehatan Palsu Marak pada Awal Pandemi di 2020Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memaparkan profil pengaduan konsumen sepanjang 2020. Di 2020, konsumen menyampaikan aduan terkait komoditas obat, produk vitamin dan alat kesehatan (alkes) dengan prosentase 5,22 persen dari total aduan konsumen sebanyak 3.962 keluhan.
-
Ekonomi •YLKI: Telkomsel Terbanyak Diadukan di 2020Kepala Bidang Pengaduan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Warsito Aji, menyebut pengaduan terkait permasalahan telekomunikasi di 2020 masih banyak ditemui. Di mana, Telkomsel memuncaki daftar operator yang paling banyak dikeluhkan oleh konsumen.
-
Ekonomi •Daftar 7 Jenis Pengaduan Perbankan Sepanjang 2020, Terbanyak Masalah RestrukturisasiKepala Bidang Pengaduan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Warsito Aji, mencatat ada tujuh jenis pengaduan terkait perbankan sepanjang 2020. Tertinggi untuk masalah restrukturisasi sebesar 34,4 persen.
-
Ekonomi •YLKI Catat 3.692 Pengaduan Masyarakat di 2020, Terbanyak Soal Produk Jasa KeuanganKetua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi memaparkan, pada tahun 2020, pengaduan konsumen mengalami peningkatan total menjadi 3.692.
-
Ekonomi •YLKI Ingatkan BPOM Harus Independen dan Profesional dalam Uji Coba Vaksin Covid-19Tulus menilai saat ini upaya vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah pada pertengahan bulan Januari ini terkesan terburu-buru. Lantaran BPOM sampai saat ini belum mengeluarkan izin pakai penggunaan darurat atas vaksin itu.
-
Ekonomi •YLKI Minta Pemerintah Kaji Ulang Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Kelas IIIKenaikan iuran dikhawatirkan akan memicu tunggakan yang lebih masif, khususnya dari golongan mandiri, yang saat ini tunggakannya telah mencapai 46 persen. Terutama jika melihat kondisi ekonomi masyarakat di tengah pandemi saat ini.
-
Ekonomi •Pengendara Mobil Diminta Berhati-hati, Penyebaran Covid Rentan Terjadi di Rest AreaBerdasarkan pengamatan YLKI di sejumlah rest area masih sangat minim penandaan dan peringatan protokol kesehatan. Terlebih masih banyak masyarakat yang bergerombol tidak mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker.
-
Ekonomi •YLKI Masih Temukan Pelanggaran Protokol Kesehatan di Angkutan Udara dan KeretaAtas temuan itu, YLKI langsung bertindak melaporkan langsung kepada direktur utama maskapai terkait. Namun setelah laporan itu diterima, manajemen maskapai mengakui. Mengingat kondisi pandemi Covid-19 sangat sulit dan berdampak pada sektor penerbangan.
-
Ekonomi •YLKI: Ekonomi Resesi dan Kasus Corona Indonesia Juara di Level AsiaBerdasarkan data temuan pada empat hari lalu, total kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah menembus 624.429 orang. Dengan rasio kematian mencapai 3 persen, atau tertinggi juga di Asia.
-
Ekonomi •Dilaporkan ke Ombudsman, Menkes Terawan Diminta Segera Revisi PP Soal TembakauKompak telah melakukan somasi kepada Terawan sejak 12 November lalu. Dalam somasinya, meminta Terawan untuk melakukan amandemen terhadap PP Nomor 109 tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan.
