Petugas Satreskrim Polrestabes Palembang menangkap tiga pelaku yang melakukan aksi begal terhadap anggota Biddokkes Polda Sumsel Aiptu JES. Salah satu pelaku ditembak di bagian kaki karena berusaha menabrak polisi saat ditangkap. Para pelaku terdiri dari ayah dan anak, yakni FI (60) dan FR (36), serta pacar FR inisial FT (30).
Polisi awalnya menangkap FI tanpa perlawanan di rumahnya di Lorok Pakjo Palembang, Senin (10/8) pagi. Kemudian, polisi menggerebek pelaku FR yang sedang bersembunyi di penginapan di depan Terminal Alang-Alang Lebar Palembang pukul 14.00 WIB.
Mengetahui kedatangan polisi, pelaku berusaha kabur dengan cara menabrak petugas. Polisi melepaskan tembakan dan mengenai kaki kanannya. Setelah dirawat di rumah sakit, pelaku FR dibawa ke kantor polisi.
Dari pemeriksaan, pelaku mengaku beraksi bersama pacarnya, FT, hingga poloso bergerak ke Banyuasin untuk menangkap FT. Dia ditangkap tanpa perlawanan berikut ditemukan sepeda motor korban di rumahnya.
"Benar, tiga pelaku sudah kita tangkap, terdiri dari ayah dan anak, serta wanita yang merupakan pacarnya," ujar Kasatreskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana, Selasa (11/8).
Advertisement
Modus Pelaku Begal
Dalam aksinya, pelaku FR dan FT menggunakan modus pura-pura minta diantar ke suatu tempat. Tiba di tempat tujuan, kedua pelaku malah enggan membayar ongkos yang membuat cekcok dengan korban. Saat itulah pelaku menyerang korban dengan kayu dan senjata tajam hingga terluka parah. Kemudian para pelaku kabur dengan membawa sepeda motor korban.
"Mereka gunakan modus tidak mau bayar ongkos. Kami masih lakukan pendalaman lagi karena baru tertangkap," kata Musa.
Advertisement
Kondisi Polisi Dibegal
Diketahui, Aiptu JES kritis akibat mengalami banyak luka tusuk dan pukulan benda tumpul usai dibegal kawanan pelaku. Peristiwa itu bermula saat korban yang menyambi jadi ojek pengkolan mencari penumpang.
Kemudian dia mendapatkan penumpang dua orang, perempuan dan laki-laki di Jalan Soekarno Hatta Palembang. Keduanya meminta diantar di Jalan Inspektur Marzuki, Kelurahan Siring Agung, Palembang. Tiba di tempat tujuan, salah satu pelaku memukul kepala korban dengan kayu dan menusuk perutnya.
Dalam kondisi terluka parah, korban berusaha melawan. Namun kedua pelaku kembali menyerang anggota polisi itu hingga terkapar.
Kedua pelaku lantas membawa kabur sepeda motor korban jenis Honda Beat nomor polisi BG 6384 ACK. Korban ditemukan warga lalu dibawa ke rumah sakit untuk perawatan. Akibat kejadian itu, korban mengalami empat luka tusukan di perut, luka di kepala, memar di wajah, luka robek di mata dan bibir, dan sayatan di kedua tangannya.
Setelah mendapatkan kronologi kejadian, istri korban, EH (44), melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Minggu (9/8) malam. EH menyebut suaminya nyambi jadi ojek pengkolan untuk menambah penghasilan.
