Partai Golongan Karya
-
Politik •Fadli Zon: Go PrabU yang minta ketemu Prabowo SubiantoCalon Presiden (Capres) sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu dengan Forum caleg Golkar atau Go PrabU di Jalan Kertanegara IV, Rabu (26/5). Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon pertemuan itu diinisiasi oleh Go PrabU.
-
Politik •Di Kertanegara, Caleg Golkar sampaikan keresahan pada PrabowoCapres nomor urut 02 Prabowo Subianto menemui 'Forum Caleg Golkar' yang membentuk Go PrabU, Rabu (26/9) malam. Go PrabU memilih mendukung Prabowo-Sandiaga ketimbang ikuti keputusan DPP Golkar mengusung Jokowi-Ma'ruf.
-
Politik •Ditemani Bobi si Kucing, Prabowo temui Caleg Golkar Go PrabUForum Caleg Golkar yang membentuk Go PrabU bertemu dengan Prabowo Subianto di Jl Kertanegara, Jaksel, Rabu (27/9). Pertemuan digelar di rumah Prabowo, pasca Caleg Golkar tersebut memutuskan tak mau dukung Jokowi-Ma'ruf Amin.
-
Politik •Survei Indikator: Elektabilitas Golkar beranjak naikSurvei Indikator: Elektabilitas Golkar beranjak naik. Elektabilitas Partai Golkar juga mengalami kenaikan dibanding pada survei sebelumnya pada Maret lalu. Pada Maret, elektabilitas Golkar sekitar 8 persen dan kini berada di sekitar 11 persen.
-
Politik •Timses bakal umbar kinerja Jokowi tangkal kampanye senyap Prabowo di JabarTimses bakal umbar kinerja Jokowi tangkal kampanye senyap Prabowo di Jabar. Selain itu, tim yang terjun pun harus bisa melawan logika berpikir terkait gencarnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan kepemimpinan Joko Widodo.
-
News •Bantah terima SGD 500 ribu buat Rapimnas Golkar, Setnov sebut Fayakhun pelitMantan Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto menampik ada penggelontoran SGD 500 ribu dari Fayakhun Andriadi untuk kepentingan Rapimnas Golkar tahun 2016 di Bogor. Bantahan itu diungkapkannya saat menjadi saksi untuk terdakwa Fayakhun di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.
-
News •Setya Novanto tanggapi Mekeng: Biarkan saja nanti juga kualat sendiriMantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menanggapi santai umpatan mantan anggota Badan Anggaran DPR RI, Melchias Markus Mekeng. Sebelumnya, Mekeng bereaksi keras karena namanya disebut oleh Setya Novanto menerima uang korupsi proyek e-KTP.
-
Politik •Kedewasaan berpolitik buat Yenny Wahid mau bersama Cak Imin di kubu JokowiDukungan tersebut menepis anggapan bahwa Yenny enggan bergabung ke barisan Jokowi karena ada Ketum PKB Muhamin Iskandar alias Cak Imin yang disebut hubungannya tidak mesra dengan Gus Dur.
-
Politik •Golkar optimis menangkan Jokowi-Ma'ruf di Jabar, NTB dan SumbarPada Pilpres 2014, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla kalah di beberapa provinsi seperti Banten, Jawa Barat, NTB dan Sumatera Barat. Di provinsi-provinsi ini, pasangan Prabowo-Hatta Rajasa yang unggul telak.
-
Politik •Andika Hazrumy tegaskan Golkar Banten solid menangkan Jokowi-Ma'ruf AminAndika Hazrumy tegaskan Golkar Banten solid menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin. Adika mengatakan, Golkar Banten tetap bulat dan bekerja keras untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf di wilayah dikenal sebagai tanah para jawara ini. Terlebih cawapres Ma'ruf Amin merupakan putra daerah Banten.
-
News •Fayakhun mengaku kawal anggaran Bakamla untuk PDIP dan GolkarDalam Berita Acara Pemeriksaan, Fayakhun mengaku diminta mengawal proses penganggaran Bakamla di Badan Anggaran DPR. Agar nantinya tidak hanya diperuntukkan partai berlambang kepala Banteng saja melainkan juga Golkar. Mantan Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin membantahnya.
-
Politik •Airlangga bantah pertemuan di rumahnya bahas proyek PLTU Riau-1Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membantah semua tudingan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Saragih terkait proyek suap PLTU Riau-1. Mulai dari perintah petinggi Golkar untuk mengawal proyek ini sampai soal rapat pembahasan proyek di rumah pribadinya.
-
Politik •Tak masuk Timses Jokowi, Ical sering diminta nasihat oleh SandiagaKetua Dewan Pembina Golkar, Aburizal Bakrie (Ical) tak masuk struktur Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Golkar menunjuk Jusuf Kalla (JK) dan Akbar Tandjung jadi ketua dan anggota dewan pengarah TKN Jokowi-Ma'ruf.
-
News •Pengacara Eni sebut rapat bahas PLTU Riau-1 digelar di rumah Airlangga HartartoPertemuan membahas proyek senilai USD 900 juta itu juga dihadiri Ketua Fraksi Golkar Melchias Marcus Mekeng, mantan Sekjen Golkar Idrus Marham, serta pemegang saham Blackgold Natural Recourses Limited Johannes B Kotjo. Pertemuan itu dilaksanakan pasca Airlangga menjabat sebagai Ketua Umum partai Golkar yang baru.
-
Politik •Golkar diminta waspadai provokasi eksternal dan manuver internal partaiInternal Golkar kembali bergolak. Setelah sejumlah kader masuk bui karena terbelit korupsi, giliran forum caleg Golkar membuat gerakan Go PrabU, dukung Prabowo-Sandiaga Uno. Padahal, Golkar dalam munaslub tegas mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.
-
News •Sempat menyangkal, eks Kabakamla akui Fayakhun tawarkan bantu anggaranJaksa penuntut umum pada KPK menghadirkan mantan Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya TNI Arie Sudewo sebagai saksi dalam sidang lanjutan dugaan penerimaan suap oleh anggota Komisi I DPR Fayakhun Andriadi.
-
Politik •Ical tak masuk Timses Jokowi, PKB tak berani komentarWakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf ini mengaku tak tahu, apakah nama Ical tak diusulkan oleh Ketum Golkar Airlangga Hartarto atau ada alasan lain. Menurut dia, yang tahu sebenarnya tentang hal itu yakni Golkar.
-
News •Lewat surat, Eni beberkan kronologi saat diminta Golkar kawal Proyek PLTU Riau-1Politikus Partai Golkar itu kembali menegaskan bahwa dia diperintahkan atasannya untuk mengawal proyek tersebut. Namun Wakil Ketua Komisi VII ini masih enggan mengungkapkan sosok atasan yang memintanya mengawal proyek PLTU Riau-1.
-
Politik •Kenapa Aburizal Bakrie tak masuk Timses Jokowi-Ma'ruf?Jokowi-Ma'ruf Amin telah merilis nama yang masuk ke dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) yang dipimpin oleh pengusaha muda Erick Thohir. Sederet nama mulai dari senior dan petinggi parpol koalisi masuk di dalam timses.
-
Politik •Kritik keras Ical dan gejolak dukungan GolkarKetua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) belakangan kerap mengkritik keras pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla. Meskipun, Golkar bagian dari pemerintah dan pendukung Jokowi di Pilpres 2019.
