Ada Investor Baru, Luhut Pastikan PLN Tak akan Kelebihan Pasokan Listrik Lagi

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan PT PLN (Persero) tak akan kelebihan pasokan listrik lagi (over supply). Lantaran, sudah ada pihak yang sepakat untuk memanfaatkan pasokan listrik tersebut.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Ada Investor Baru, Luhut Pastikan PLN Tak akan Kelebihan Pasokan Listrik Lagi
PLN. ©2022 Merdeka.com

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan PT PLN (Persero) tak akan kelebihan pasokan listrik lagi (over supply). Lantaran, sudah ada pihak yang sepakat untuk memanfaatkan pasokan listrik tersebut.

Menurut catatan Menko Luhut, PLN mengalami oversupply sebanyak 5,2 gigawatt (GW) pada tahun lalu. Namun, dia mengungkap sudah ada pihak yang sepakat untuk menyerap kelebihan listrik itu sebanyak 4 GW. Artinya, tinggal tersisa 1,2 GW lagi.

"Tadi saya sama pak Darmo (Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo) baru bicara, ini ada investor baru yang bikin aluminium industri di Jawa Timur, dia butuh 4 GW. Nah jadi kelebihan liatriknya pak Darmo yang 5,2 GW itu hampir terserap semua," ujar dia dalam Peluncuran Battery Assets Management Services Indonesia Battery Corporation (IBC), di Kemenko Marves, Jakarta, Senin (12/6).

Merespons ini, sambil sedikit berkelakar, dia menyebut langkah ini bisa membuat PLN menjadi lebih sehat.

"Jadi kira mungkin nanti pak Darmo harus beliin saya bakso, tahun depan karena investasi ini dia gak ada kelebihan listrik lagi dan PLN paati akan lebih sehat. Dan PLN akan bangun tadi 2,5 GW pertahun renewable energy, jadi harus lihat ekosistem tadi semua," urainya.

"Didorong oleh pak Darmo dalam RUPTL yang sedang diusun ada tadi, Hydropower, geothermal dan lain-lain," imbuhnya.

Menurutnya, Luhut mengungkap kalau Indonesia memiliki potensi besar dalam memproduksi listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT).

Angkanya pun fantastis, mencapai 437 gigawatt. Sementara, untuk kelebihan supply PLN 5,2 GW yang disebut sebelumnya dikatakan sudah tak lagi menjadi masalah. Selanjutnya, tinggal menguatkan penyerapan dari listrik EBT ini.

"Jadi teman-teman sekalian Indonesia ini punya 437 GW potensial dari clean atau green energi. Nah sekarang Kita kelebihan masih 5,2 GW tapi tahun depan pun itu sudah gak masalah," bebernya.

Reporter: Arief Rahman H.

Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi