Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Prabowo: Obat Generik Murah Ditargetkan Terwujud dalam Setahun

{{caption}}
Kritik MBG, Pengunjuk Rasa Ajak Pengguna Jalan Bunyikan Klakson

{{caption}}
Sebagian Aset KAI Dipakai Buat Dapur Makan Bergizi Gratis

{{caption}}
Momen Bahlil Panggil 'Kanda' ke Presiden Prabowo

{{caption}}
Hakim Militer: Andrie Yunus Merendahkan Wibawa Pengadilan

{{caption}}
Resmikan RSUD Baru di Lampung, Prabowo: Jangan Korupsi Anggaran

Topik Terkait
{{caption}}
Purbaya Tegaskan Indonesia Tidak Mengarah Pada Krisis 1998

Menurut Purbaya fundamental ekonomi dan kondisi fiskal Indonesia masih kuat.

{{caption}}
Menteri Keuangan Tegaskan Indonesia Tak Menuju Krisis Ekonomi 1997-1998

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Indonesia tidak mengarah pada krisis ekonomi, keuangan, dan moneter seperti 1997-1998, meski rupiah sempat melemah. Stabilitas ekonomi nasional menjadi fokus utama pemerintah.

{{caption}}
Purbaya Ungkap Masalah Ekonomi RI yang Sebenarnya, Bukan MBG atau Kopdes

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, menurut Menkeu Purbaya, tidak akan membahayakan kesehatan fiskal negara.

{{caption}}
Menkeu Purbaya Sadewa: Indonesia Tak Menuju Krisis Ekonomi 1997-98, Rupiah Akan Menguat

Meski rupiah sempat melemah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak sedang menuju krisis ekonomi 1997-98. Bagaimana strategi pemerintah menguatkan rupiah dan menjaga stabilitas?

{{caption}}
Menkeu Purbaya: Pelemahan Kurs dan IHSG Tak Cerminkan Kuatnya Fundamental Ekonomi Indonesia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pelemahan nilai tukar rupiah dan IHSG tidak sejalan dengan fundamental ekonomi Indonesia yang solid. Ia menyoroti persepsi negatif pasar yang keliru terhadap kondisi riil.

{{caption}}
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Istana Klaim Fundamental Ekonomi Kuat

Istana memastikan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini cukup kuat. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi nasional dan tingkat inflasi masih terjaga.

{{caption}}
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Optimis Penguatan Rupiah Didukung Arus Modal Asing

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya terhadap penguatan Rupiah, didorong oleh masuknya modal asing ke pasar obligasi Indonesia dan langkah strategis pemerintah untuk menjaga stabilitas keuangan.

{{caption}}
Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat, Dana Asing Masuk Pasar Obligasi RI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yakin Rupiah menguat kembali setelah pemerintah melihat aliran dana asing ke obligasi Indonesia, didukung langkah stabilisasi pasar keuangan.

{{caption}}
Pelemahan Rupiah Bukan Masalah Fundamental, Menkeu dan BI Optimis Bakal Menguat di Juli 2026

Penguatan dolar AS terhadap rupiah saat ini sebagian besar dipicu faktor musiman. Karena itu, tekanan terhadap rupiah diperkirakan hanya bersifat sementara.

{{caption}}
Purbaya Pastikan Indonesia Tidak Mengarah ke Krisis 1998

Menkeu Purbaya mengimbau investor agar tidak cemas terhadap penurunan nilai tukar rupiah dan koreksi pada IHSG, karena dasar-dasar ekonomi RI tetap kuat.

{{caption}}
Menkeu Purbaya Soal Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS: Kalau Fondasi Ekonomi Bagus Enggak Terlalu Sulit Memperbaiki

Purbaya mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional kuartal I tahun 2026 meningkat menjadi 5,61 persen, dari sebelumnya 5,39 persen.

{{caption}}
Purbaya Bantah Isu Indonesia Bakal Krisis Seperti 1998: Jangan Asal Bikin Cerita

Menteri Keuangan Purbaya menanggapi spekulasi yang mengaitkan situasi ekonomi Indonesia saat ini dengan kondisi krisis yang terjadi pada tahun 1998.

{{caption}}
DEN: Fundamental Masih Kokoh, Ekonomi Indonesia Masih Jauh dari Krisis

Anggota DEN Mochammad Firman Hidayat mengatakan hal tersebut didukung oleh indikator fundamental makroekonomi Indonesia yang masih sangat solid.

{{caption}}
Kenaikan BI Rate Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional di Tengah Gejolak Global

Bank Indonesia memutuskan Kenaikan BI Rate sebesar 25 basis poin. Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dari volatilitas keuangan global dan depresiasi rupiah.

{{caption}}
Said Abdullah: Pertumbuhan Tinggi Harus Inklusif, Kepercayaan Pasar Harus Dipulihkan

Pemerintah mengusulkan asumsi dasar ekonomi makro tahun 2027 dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,8-6,5 persen.

{{caption}}
Bapanas Perketat Pengawasan untuk Jaga Stabilitas Pangan Nasional di Tengah Pelemahan Rupiah

Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus memperketat pengawasan pasokan dan harga pangan demi menjaga stabilitas pangan nasional di tengah pelemahan rupiah, memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bagi masyarakat.

{{caption}}
Pemerintah Targetkan Ratifikasi IEU-CEPA Rampung Semester II 2026, Perkuat Ekonomi Indonesia-UE

Pemerintah Indonesia menargetkan Ratifikasi IEU-CEPA selesai pada semester kedua 2026, membuka jalan bagi penguatan hubungan ekonomi dan perdagangan strategis dengan Uni Eropa.

{{caption}}
Keseimbangan Harga Telur: Bapanas Pastikan Stabilitas Hulu-Hilir

Badan Pangan Nasional (Bapanas) berkomitmen menjaga keseimbangan harga telur ayam ras dari hulu hingga hilir, melindungi peternak sekaligus memastikan keterjangkauan bagi masyarakat, di tengah tren deflasi harga telur.

{{caption}}
Pesan Presiden Prabowo untuk Investor: Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat, Komitmen Investasi Transparan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pesan Presiden Prabowo untuk investor pasar modal, menegaskan fundamental ekonomi kuat dan komitmen investasi transparan di tengah gejolak pasar.