Lemhanas
-
News •Lemhanas Kukuhkan 85 Peserta P3N XXVII, Brigjen Ade Ary Jadi Lulusan Terbaik AkademikPara peserta dibekali materi kepemimpinan nasional, wawasan kebangsaan, hingga kajian strategis menghadapi dinamika global.
-
News •Lemhannas Kecam Penangkapan WNI oleh Israel dalam Misi Kemanusiaan Gaza, Minta PBB BertindakPara aktivis dan jurnalis tersebut tengah menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina di Gaza.
-
News •Peserta Pendidikan Lemhanas Diperlihatkan Dampak Nyata KorupsiAce Hasan Syadzily menegaskan pentingnya pendidikan antikorupsi bagi calon pimpinan nasional melalui kunjungan peserta Lemhannas ke Rupbasan KPK.
-
News •KPK Serahkan Aset Rampasan Rp3,52 Miliar ke Lemhannas, Dorong Efek Jera dan Pemanfaatan NegaraLangkah ini bukan sekadar administrasi, melainkan bagian dari strategi untuk memaksimalkan dampak ekonomi sekaligus pencegahan korupsi.
-
News •KPID Jabar Paparkan Riset Media Habit Gen Z ke Gubernur LemhannasKomisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat melakukan audiensi ke Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) dan diterima langsung Gubernur Ace Hasan.
-
News •KPID Jabar Sampaikan Hasil Penelitian soal Media Habitt Gen Z ke Lemhanas, Begini IsinyaMasif dan tak terkontrolnya penggunaan media berbasis internet berpengaruh terhadap gatra ideologi melalui perubahan nilai dan cara berpikir.
-
News •Cerita Pramono Dilempar Guyon Gubernur Lemhanas Soal Banjir Jakarta: Kok Enggak Diserang?Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap guyonan Gubernur Lemhannas soal banjir Jakarta dan menegaskan penanganan tetap berjalan.
-
News •Cara Atasi Banjir Dikritik, Pramono Sebut Tak Semua Orang Senang Jakarta Tak BanjirPernyataan itu disampaikan Pramono di hadapan Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily.
-
News •Lemhanas Kaji Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Ini HasilnyaKajian tersebut bersifat rahasia dan telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
-
News •Arief Rosyid Ajak Anak Muda Ikuti Lemhannas, Jadi Bekal Mengabdi di Lintas SektorDalam laporannya, Arief menegaskan bahwa bonus demografi hanya akan menjadi kekuatan apabila generasi muda diberi ruang memimpin.
-
News •Lemhannas Bekali Kepala Daerah dengan Integritas dan Rencana AksiKursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan Kedua resmi ditutup hari ini.
-
News •VIDEO: Instruksi Tegas Komisi I ke Kepala Basarnas Soal Jual Beli Sertifikat "Tertibkan!"Menurutnya jual beli sertifikat ISO dapat mengganggu kinerja sehingga tidak dapat bekerja dengan maksimal.
-
News •Lemhanas Tegaskan Usulan Purnawirawan TNI Makzulkan Wapres Gibran Tidak Perlu Dikaji, Ini AlasannyaGubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa penetapan Gibran sebagai Wapres periode 2024–2029 merupakan pilihan rakyat.
-
News •Profil Laksda Edwin, Asrenum Panglima TNI yang Diangkat Jadi Wakil Gubernur LemhanasJabatan baru itu didapati Edwin berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/333/III/2025 Tanggal 14 Maret 2025.
-
News •Gubernur Lemhannas Tekankan Pentingnya Ketahanan PanganMenurut Ace, bangsa yang ingin makmur harus memastikan bahwa rakyatnya memiliki akses terhadap pangan yang cukup dan berkelanjutan.
-
News •Sosialisasi Layanan Zakat, Lemhannas: Kedermawanan Sosial Bagian Ketahanan NasionalBerdasarkan laporan dari World Giving Index (WGI), Indonesia dikatakan negara yang paling dermawan di dunia.
-
Trending •Momen Komeng Pidato di Lemhanas, Bak Stand Up Comedy Bikin Semua yang Hadir Tertawa Ngakak 'Kocak Tapi BerkelasAnggota DPD RI Komeng sampaikan pidato lucu saat hadiri acara bersama Lemhanas.
-
Ekonomi •Mengenal Teori U untuk Hadapi Ketidapastian di Era Revolusi Industri 4.0, Begini PenjelasannyaTeori U telah lama menjadi landasan program-program UID, di mana pihaknya mendorong kesadaran diri mendalam dan transformasi kolektif.
-
News •Perdana Ngantor, Gubernur Lemhanas Ingatkan Pesan Presiden PrabowoAce juga menekankan, sebagai lembaga yang diberi tugas oleh negara akan terus memfasilitasi dan mewujudkan satu persepsi.
-
News •VIDEO: Nama Senator Komeng Menggema di Acara Lemhanas, Refly Harun "Uhuy"Pakar Hukum Tata Refly Harun mengatakan alasan Pilkada, Pileg, hingga Pilpres mahal karena pertemuan calon dengan pemilih membutuhkan biaya.
