RUU Cipta Lapangan Kerja
-
News •TNI Akan Diskusi dengan Polisi Cegah Insiden Gas Air Mata di Kwitang TerulangDandim 0501/JP BS, Kolonel Inf Luqman Arief, juga sudah bertemu dan mendengar keluhan warga soal penembakan gas air mata di permukiman mereka. Warga, katanya mengaku terganggu dan tidak nyaman.
-
News •Polisi Minta Maaf Soal Pengejaran Pendemo & Gas Air Mata di Permukiman Warga KwitangMeski mengakui adanya gas air mata, Heru membantah pihaknya telah melepaskan peluru karet untuk membubarkan massa yang berlarian ke arah permukiman warga Kwitang.
-
Politik •Soal Investor Tak Waras, Politikus Golkar Minta Desmond Baca Lengkap UU Cipta KerjaAnggota Baleg Fraksi Golkar, Firman Soebagyo, menduga Desmond belum membaca lengkap isi UU Cipta Kerja. Dia heran padahal Ketua Baleg dan Ketua Panja UU Cipta Kerja merupakan rekan Desmond di Gerindra.
-
Jakarta •Pendemo UU Cipta Kerja yang Ditangkap Mayoritas Pelajar, 5 Diantaranya Siswa SDKepada polisi, para pelajar tersebut mengaku ikut demo setelah mendapat undangan di media sosial juga ajakan teman.
-
News •Mendagri Sosialisasikan UU Cipta Kerja ke Ketua DPRD se-Indonesia"Saya pikir ini waktu yang baik untuk rekan-rekan juga bisa sharing memahami hal-hal yang pokok mengenai UU tentang Cipta Kerja ini dan kemudian rekan-rekan ketika bisa melakukan langkah-langkah proaktif terhadap kelompok-kelompok yang melakukan aksi," kata Tito.
-
Politik •Azis Syamsudin Sebut Tak Bermaksud Batasi Demokrat Bicara di Pengesahan UU CiptakerAzis menegaskan, dalam tata tertib DPR pasal 312 dan 314 telah diatur maksimal waktu bicara selama lima menit. Sehingga, pengeras suara atau mik akan otomatis mati setelah lima menit berlalu.
-
Jakarta •Wagub Riza Minta Polisi Tak Terprovokasi Hadapi Aksi Pendemo UU Cipta KerjaRiza meminta polisi yang berjaga tetap mengedepankan sikap humanis dalam pengamanan aksi tersebut.
-
News •Prabowo Sebut 80 Persen Tuntutan Buruh Sudah Terakomodasi dalam UU Cipta KerjaPrabowo menjelaskan, pemerintah dan DPR RI tak mungkin bisa memenuhi tuntutan buruh hingga 100 persen. Sebab pasti akan bertentangan dengan kepentingan pihak lain.
-
Jakarta •Antisipasi Salah Tangkap, Polisi Siapkan Rompi Pers untuk Wartawan yang Meliput DemoKapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana, mengatakan tujuan pemberian rompi agar polisi bisa membedakan antara wartawan dan para pendemo saat unjuk rasa berlangsung. Namun demikian, Nana tetap mengimbau kepada para wartawan yang meliput aksi unjuk rasa kali ini harus tetap menjaga jarak aman antara kelompok pendemo.
-
Jakarta •Polisi Kerahkan 12 Ribu Personel Amankan Demo Hari IniYusri pun mengatakan nantinya akan ada sejumlah pengalihan arus lalu lintas khususnya untuk arus lalu lintas akses menuju Istana Negara.
-
News •Demo Tolak UU Cipta Kerja di Palembang Damai, DPRD Sumsel Utus Mahasiswa ke JakartaKetua DPRD Sumsel, RA Anita Noeringhati, mengatakan pihaknya siap memfasilitasi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi langsung ke DPR RI. Tetapi tidak bisa dalam waktu dekat karena anggota DPR sedang reses.
-
News •Polisi Tangkap Kelompok Anarko dan 73 Pelajar, Diduga Akan Demo Tolak UU CiptakerKelompok anarko ini mengaku berasal dari luar daerah kota Solo seperti Ngandong dan Boyolali. Mereka terlihat membawa sebuah botol air mineral berisikan beras jenis ciu. Meski mengaku akan ikut demonstrasi namun mereka tidak mengetahui tujuan dari aksi tersebut.
-
News •Dua Orang yang Melempari Pengunjuk Rasa dari Gedung DPRD Medan Ternyata SekuritiSekurangnya ada tiga kali pelemparan dilakukan dua orang itu. Benda yang dilemparkan mengarah ke massa yang ada di sekitar tugu kota kembar.
-
News •Ratusan Orang Kembali Berunjuk Rasa Menentang UU Ciptaker di MedanPengunjuk rasa menyatakan akan terus menggalang kekuatan untuk menentang Omnibus Law. Mereka akan terus menggelar demonstrasi hingga undang-undang itu dibatalkan.
-
News •Polisi Tangkap Ketua KAMI Medan, Diduga Terlibat Kerusuhan Demo UU CiptakerPenangkapan Hairi dipaparkan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin. Martuani menyatakan pihaknya sudah membuktikan keterlibatan kelompok tertentu
-
Trending •Polemik UU Cipta Kerja, Hotman Paris Beri Tahu Jokowi Persoalan Buruh yang SebenarnyaBerikut saran Hotman untuk Jokowi.
-
News •7 Jurnalis Jadi Korban Kekerasan saat Demo Menolak Omnibus LawDirektur Eksekutif LBH Pers, Ade Wahyudin menjelaskan, AJI dan LBH Pers mencatat ada tujuh jurnalis menjadi korban kekerasan anggota Polri dalam unjuk rasa tolak Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) di Jakarta, 8 Oktober 2020. Jumlah ini bisa bertambah dan kami masih terus menelusuri dan memverifikasi perkara.
-
News •Pemuda Muhammadiyah Dukung Judicial Review Omnibus LawKetua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto mengatakan, pemerintah dan DPR harus mencermati dan memperhatikan serta mencatat setiap tuntutan untuk disikapi dalam bentuk keputusan politik yang menguntungkan semua pihak.
-
News •Selain Ridwan Kamil, Khofifah Juga Surati Jokowi Terkait Omnibus LawKhofifah mengatakan, telah menerima perwakilan buruh/pekerja dan melakukan dialog dengan Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI ) Ahmad Fauzi, Sekjen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jazuli, dan Ketua Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Achmad Soim.
-
Politik •PKS: Masih Banyak yang Tak Tahu UU Cipta Kerja, Mestinya Jangan Buru-Buru DisahkanMardani menegaskan, pengesahan terburu-buru menimbulkan dampak buruk dan dapat menjadi preseden yang mencoreng lembaga DPR.
