who
-
News •Indonesia Tolak Rencana WHO Soal Legalisasi GanjaKrisno menambahkan, untuk ganja yang digunakan untuk pengobatan seperti epilepsi adalah hasil dari budidaya rekayasa genetik yang memiliki kandungan CBD tinggi dan kandungan THC rendah.
-
Dunia •WHO Nyatakan Wabah Ebola Mematikan di Kongo BerakhirWabah Ebola kedua terburuk dalam sejarah telah berakhir, demikian dideklarasikan WHO pada Kamis, setelah hampir berlangsung dua tahun dan tercatat ada 2.280 kematian.
-
Dunia •WHO: Vaksin Virus Corona Belum Pasti, Bisa Jadi Perlu Waktu SetahunDirjen Badan Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan belum bisa memastikan apakah para ilmuwan mampu menciptakan vaksin untuk melawan virus corona yang menyebabkan pandemi Covid-19 dalam waktu dekat. Diperkirakan butuh waktu satu tahun sebelum satu vaksin dikembangkan.
-
Dunia •WHO Laporkan Peningkatan Kasus Covid-19 Tertinggi Dalam SehariSecara keseluruhan, WHO melaporkan ada 8.708.008 kasus sampai saat ini, dengan angka kematian sebanyak 461.715 di seluruh dunia dengan peningkatan dalam sehari mencapai 4.734. Lebih dari dua pertiga kasus kematian bari dilaporkan di AS.
-
Dunia •WHO Sebut 12 Orang Terinfeksi Wabah Baru Ebola di KongoOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin menyebutkan, sebanyak 12 orang telah terinfeksi virus Ebola dalam wabah baru penyakit mematikan itu di Republik Demokratik Kongo.
-
Dunia •WHO Bantah Klaim Dokter Italia Sebut Virus Corona Sudah MelemahPara ahli Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan sejumlah ilmuwan lainnya pada Senin mengatakan bahwa tidak ada bukti yang mendukung klaim dokter terkemuka Italia bahwa virus corona menyebabkan pandemi Covid-19 kehilangan potensinya.
-
Ekonomi •Bappenas Siapkan Protokol Kenormalan Baru Sesuai Arahan WHOKementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) telah menyusun protokol dalam rangka mempersiapkan Indonesia memasuki tahap kenormalan baru (new normal) di tengah pandemi corona. Ini merujuk pada aturan yang telah ditetapkan oleh WHO, termasuk mencontoh beberapa negara yang telah mengimplementasikannya.
-
Dunia •WHO Desak Indonesia Setop Penggunaan Hydroxychloroquine karena BerbahayaSebuah sumber kemarin mengatakan kepada kantor berita Reuters, WHO sudah mengirimkan surat pemberitahuan kepada Kementerian Kesehatan Indonesia untuk menunda penggunaan obat chloroquine dan hydroxychloroquine karena berbahaya.
-
Dunia •WHO Peringatkan Negara Bisa Hadapi Puncak Kedua Infeksi Covid-19 Meski Ada PenurunanEpidemi kerap datang secara bergelombang, artinya wabah bisa kembali muncul tahun ini di tempat-tempat di mana gelombang pertama terjadi.
-
Dunia •WHO Hentikan Kajian Hydroxychloroquine Sebagai Obat Covid-19 Karena BerbahayaKeputusan ini dibuat setelah studi observasi diterbitkan pada Jumat dalam jurnal kedokteran The Lancet.
-
Dunia •WHO Siap Luncurkan Aplikasi Pendeteksi Gejala Covid-19 dan Pelacakan Kontak PasienAplikasi ini akan menanyakan kepada orang-orang tentang gejala mereka dan memberi panduan apakah mereka sudah tertular Covid-19 atau belum, kata Bernardo Mariano, kepala petugas informasi untuk WHO.
-
Dunia •WHO Peringatkan Hati-hati Klaim Obat Herbal Bisa Sembuhkan Covid-19Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin mengatakan bahwa tanaman obat seperti Artemisia annua, yang disebut-sebut berpotensi mengobati Covid-19, harus diuji kemanjuran dan efek sampingnya.
-
Dunia •Bantah Trump, WHO Sebut Virus Corona Muncul Alamiah Bukan dari Lab di WuhanOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat mengatakan virus corona muncul secara alamiah, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim memiliki bukti virus berasal dari sebuah laboratorium China.
-
Dunia •WHO Ingatkan Pandemi Covid-19 Belum akan Selesai, Khawatirkan Anak-AnakDirektur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan, pandemi virus corona masih jauh dari selesai dan masih akan membuat sistem pelayanan kesehatan terganggu. Dia mengkhawatirkan anak-anak di negara-negara miskin yang terdampak karena tidak mendapatkan imunisasi.
-
Dunia •China Sumbang Rp467 Miliar Untuk WHO Setelah Amerika Hentikan PendanaanChina menyumbang USD 30 juta atau sekitar Rp 467 miliar kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana menghentikan pendanaan ke lembaga PBB tersebut
-
Dunia •WHO: Jangan Buru-Buru Cabut Lockdown, Virus Corona Bakal Lama Bersama KitaDr Tedros Adhanom Ghebreyesus juga memperingatkan tren peningkatan kasus Covid-19 di Afrika, Eropa Timur, Amerika Tengah dan Amerika Selatan.
-
Dunia •WHO Ingatkan Pencabutan Lockdown Pandemi Covid-19 Dilakukan Secara BertahapOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan kepada negara-negara yang memberlakukan pembatasan sosial hingga karantina wilayah atau lockdown untuk tidak buru-buru mencabut kebijakan itu. Pencabutan lockdown yang terlalu cepat dikhawatirkan akan memunculkan kembali penyebaran virus Covid-19.
-
Dunia •WHO: Minum Alkohol Melemahkan Sistem Imun Tubuh di Tengah Pandemi CoronaWHO juga mengatakan alkohol yang secara umum dikenal berbahaya, terutama di masa karantina wilayah (lockdown) ini bisa memperburuk kesehatan, berisiko terhadap perilaku berbahaya, kesehatan jiwa dan kekerasan.
-
Kerja Sama Bareng Facebook, WHO Punya Layanan ChatbotWorld Health Organization (WHO) baru saja mengumumkan kerja sama dengan Facebook. Lewat kerja sama ini, organisasi kesehatan dunia itu ingin memberikan informasi terpercaya soal Covid-19 di Messenger.
-
Dunia •Dunia Kecam Donald Trump Karena Hentikan Dana WHO di Tengah Pandemi CoronaPerwakilan kebijakan luar negeri Uni Eropa pada Rabu mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menghentikan dana untuk WHO.
