blt
-
News •Viral Video Kades di Subang Kritik Jokowi dan Ridwan Kamil Soal BansosPenyaluran bantuan sosial (Bansos) kepada warga tidak mampu dan terdampak Covid-19 tidak sedikit menuai masalah. Melalui video yang tersebar di media sosial, seorang kepala desa di Kabupaten Subang, Jawa Barat mengkritisi kebijakan paket bantuan tersebut.
-
News •Awal Mei, Pemprov Sumut Salurkan BLT Rp600.000 per KK Terdampak Covid-19Masyarakat yang berhak menerimanya adalah yang belum memperoleh bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemenkes, tetapi masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
-
News •Kritik Bupati Boltim Diminta Jadi Koreksi Pemerintah Terkait Distribusi BansosDirektur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan, kebijakan distribusi bansos melalui rekening langsung ke penerima cukup baik. Karena dengan demikian menghindari potensi korupsi.
-
News •Mendes Sudah Kontak Bupati Boltim yang Marah-marah Karena BLT"Urusan dengan Pak Bupati sudah selesai sejak awal, sejak viral itu, kita sudah melakukan komunikasi dan minta kejelasan apa yang menjadi permasalahan," kata Abdul Halim saat telekonference bersama awak media, Senin (27/4).
-
Ekonomi •Direktur Kartu Prakerja: Kalau Mau BLT, Sudah Disediakan Program Lain Berupa PKHManajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menegaskan bahwa anggaran pelatihan sebesar Rp5,6 triliun untuk peserta kartu prakerja tidak secara cuma-cuma digelontorkan. Pernyataan ini pun sekigus menjawab adanya anggapan dari berbagai pihak yang menyebut pemerintah hanya membuang-buang uang saja.
-
News •Bupati Boltim Tak Perlu Marahi Menteri, Ada 2 Aturan Hukum Untuk Gunakan BansosTrubus menilai, seharusnya Pemda saat ini sangat leluasa untuk mengatur anggaran bila tujuannya menangani pandemi Covid-19. Pemda bisa menggunakan dana desa maupun APBD perubahan untuk menyalurkan bansos kepada masyarakat.
-
News •Anggota DPR: Data Jadi Sumber Masalah Pembagian Bansos"Sejak saya jadi pimpinan komisi VIII (yang mengawasi Bansos), data adalah salah satu sumber masalah. Ketika kami sedang mengawasi pembagian bansos. Selalu banyak warga yang merasa lebih miskin tapi tidak terdaftar. Dulu RT dan RW tidak dilibatkan dalam pendataan warga miskin," jelas dia, ketika dihubungi PulseFeed.
-
Khas •Wawancara Khusus Bupati Boltim Sehan Salim LandjarBupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, Sehan Salim Landjar berbicara panjang lebar mengenai kegelisahannya. Di tengah rakyat yang kelaparan, bantuan tak kunjung datang.
-
News •Bupati Boltim Kesal: Rakyat Lapar, Kita Jadi Bulan-bulanan Menteri!"Saya mau tantang Mensos mari turun ke sini, ke kampung lihat itu rakyat. Jangan ngomong dari kantor," ucap Sehan saat dihubungi PulseFeed, Minggu (26/4) malam.
-
News •Bupati Boltim: Rakyat Kita Sudah Kelaparan, Mana BLT?"Ada tiga orang ibu-ibu menangis datang ke rumah saya minta beras biar cuma 1 liter, ternyata dia tercatat di penerima BLT. Sudah mau puasa, kita sudah pembagian tiga hari tapi dia enggak boleh dapat karena harus nunggu BLT. Sekarang BLT-nya mana? Mana? Lama. Sementara rakyat kita kan kelaparan," kata Sehan.
-
News •PAN Bela Bupati Boltim yang Marahi Menteri Gara-gara BLTPartai Amanat Nasional (PAN) membela kadernya Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, Sehan Salim Landjar soal polemik pencairan bantuan langsung tunai (BLT).
-
News •Bupati Boltim Memaki Menteri, PAN Bilang 'Suaranya Keras, Tapi Maksudnya Baik"Tapi beliau kan orang Sulut. Saya kenal beliau ini. Ya, agak mirip dengan orang Medan. Suaranya agak keras. Namun maksudnya kan baik. Harus dipahami dari maksud dan tujuannya ketika bicara itu," kata dia.
-
Ekonomi •Ini Syarat Agar Masyarakat Miskin Desa Bisa Dapat BLT Rp600.000/BulanPendataan calon penerima BLT Desa mempertimbangkan data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial. Ketentuan mengenai mekanisme pendataan, penetapan data penerima manfaat, dan pelaksanaan pemberian BLT Desa dilakukan sesuai ketentuan Menteri Desa PDTT.
-
Ekonomi •Menteri Desa: Prioritas BLT untuk Warga Miskin Bukan Penerima PKH & Kartu PrakerjaProgram BLT juga akan menyasar keluarga miskin yang anggota keluarganya memiliki penyakit kronis karena virus corona jenis baru. Sebab mereka berisiko kematian lebih tinggi karena memiliki riwayat penyakit berbahaya.
-
News •Baznas Ingatkan Kantor Daerah Tak Buat Antrean Orang Saat Bagikan BantuanBadan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat meminta kepada seluruh kantor cabang di daerah untuk melarang pemberian bantuan sosial kepada masyarakat terdampak krisis virus corona (Covid-19) dengan membuat antrean.
-
News •Pengakuan Warga Depok Dana BLT Dipotong Rp25 Ribu dengan Dalih Uang AdministrasiPenyaluran dana bantuan bagi masyarakat terdampak wabah Covid-19 di Depok menuai masalah. Sejumlah warga mengakui mengaku dana yang diterima tidak utuh.
-
News •Takut Jadi Masalah, Sejumlah Desa di Garut Tolak BLTBupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, bantuan langsung tunai yang disalurkan pemerintah sebesar Rp 600 ribu. Namun rupanya hal tersebut berpotensi terjadi konflik saat hanya sebagian orang saja yang menerimanya.
-
Ekonomi •Tak Dapat BLT, Masyarakat Bisa Manfaatkan Kartu Pra Kerja Penuhi KebutuhanDirektur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Andin Hadiyanto mengatakan, nantinya manajemen pengelola kartu pra kerja (PMO) bertugas untuk memverifikasi mereka yang mendaftar. Jika masyarakat ini sudah mendapatkan PKH atau BLT maka tidak dianjurkan.
-
Ekonomi •Pemerintah Beri BLT Rp600.000 per Keluarga Miskin Terdampak Corona Selama 3 BulanMenteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, memastikan seluruh masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak virus corona di wilayah Jabodetabek akan menerima bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp600.000 per bulan. Adapun penerima BLT ini di luar dari Program Keluarga Harapan (PKH)dan bansos BPNT atau Kartu Sembako.
-
Ekonomi •Pemerintah Pastikan Jaga Kualitas Akuntabilitas Saat Salurkan BLTAsisten Deputi Pengembangan Kewirausahaan Kementerian Koordinator Perekonomian, Iwan Faidi, mengatakan saat ini pemerintah sedang mengkaji mekanisme penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) untuk pekerja formal dan harian. Sejauh ini, menurutnya, pemerintah masih belum menemukan formulasi tepat untuk penyaluran BLT.
